Longsor Terjang Tapanuli Tengah, 3 Rumah Hancur Rata dengan Tanah
Selasa, 09 November 2021 - 17:20 WIB
loading...
Tiga unit rumah warga di Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, hancur rata dengan tanah setelah diterjang tanah longsor perbukitan, Selasa (9/11/2021). Foto/MPI/Raymond
A
A
A
TAPANULI TENGAH - Longsor menerjang wilayah Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (9/11/2021). Akibatnya, tiga rumah warga hancur rata dengan tanah.
Baca juga: 9 Orang Penambang Emas di Bolaang Mongondow Tertimbun Longsor
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian para korban longsor mencapai puluhan juta rupiah. Longsor yang menghancur tiga rumah warga di Desa Mela I, terjadi setelah tanah perbukitan yang berada di belakang ketiga rumah ambrol usai diguyur hujan selama beberapa hari terakhir ini.
Menurut salah seorang korban longsor, Parman Panjaitan, peristiwa tanah longsor perbukitan yang berada tepat di belakang rumahnya tersebut, terjadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca juga: Sadis! Kepergok Selingkuh, Suami Siram Istri Pakai Air Panas hingga Melempuh
Dikatanya, sebelum tanah menghantam rumahnya lebih dahulu terdengar suara gemuruh. "Kejadiannya begitu cepat, namun kami dan penghuni rumah lainnya sempat keluar menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Baca juga: 9 Orang Penambang Emas di Bolaang Mongondow Tertimbun Longsor
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian para korban longsor mencapai puluhan juta rupiah. Longsor yang menghancur tiga rumah warga di Desa Mela I, terjadi setelah tanah perbukitan yang berada di belakang ketiga rumah ambrol usai diguyur hujan selama beberapa hari terakhir ini.
Menurut salah seorang korban longsor, Parman Panjaitan, peristiwa tanah longsor perbukitan yang berada tepat di belakang rumahnya tersebut, terjadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca juga: Sadis! Kepergok Selingkuh, Suami Siram Istri Pakai Air Panas hingga Melempuh
Dikatanya, sebelum tanah menghantam rumahnya lebih dahulu terdengar suara gemuruh. "Kejadiannya begitu cepat, namun kami dan penghuni rumah lainnya sempat keluar menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Lihat Juga :