Beruang Madu Jantan Tewas Mengenaskan Terjerat Perangkap Babi
Selasa, 09 November 2021 - 14:44 WIB
loading...
Seekor beruang madu berjenis kelamin jantan, ditemukan warga mati terjerat perangkap babi di hutan produksi Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Foto/iNews TV/Muhammad Yusuf
A
A
A
BENGKALIS - Seekor beruang jantan tewas mengenaskan di kawasan hutan produksi KPH Tahura Minas, yang masuk wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Diduga, beruang telah mati selama dua hari setelah kakinya terjerat seling besi.
Baca juga: Beruang Madu Menghancurkan Kandang dan Makan Ternak, Warga Kobar Ketakutan
Petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, bersama warga mengevakuasi jasad beruang madu tersebut, Selasa (9/11/2021). Menurut Kabid Teknis BBKSDA Riau, Mahfud, penemuan mayat beruang ini berdasarkan laporan warga.
"Awalnya ada dua anggota kelompok tani hutan binaan KHP Tahura Minas, yang mengetahui ada beruang mati di kawasan hutan produksi. Lalu, kami langsung mendatangi lokasinya, dan melakukan penyelidikan," ungkap Mahfud.
Baca juga: Kisah Veteran Perang Peranakan Tionghoa yang Sambung Hidup dengan Melukis
Dari identifikasi yang dilakukan tim medis BBKSDA Riau, beruang berjenis kelamin jantan dewasa itu tewas akibat dehidrasi. Kakinya yang terjerat seling besi, membuat beruang tak bisa kemana-mana.
Baca juga: Siasat Jayakatwang Hancurkan Singasari Lewat Serangan 2 Arah, dan Bunuh Kertanagara saat Pesta Terlarang
Setelah dilakukan proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya, beruang madu jantan itu dikubur di lokasi yang jauh dari permukiman warga. Sebelumnya, warga sering melihat beruang madu sering berkeliaran di kebun warga.
Baca juga: Beruang Madu Menghancurkan Kandang dan Makan Ternak, Warga Kobar Ketakutan
Petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, bersama warga mengevakuasi jasad beruang madu tersebut, Selasa (9/11/2021). Menurut Kabid Teknis BBKSDA Riau, Mahfud, penemuan mayat beruang ini berdasarkan laporan warga.
"Awalnya ada dua anggota kelompok tani hutan binaan KHP Tahura Minas, yang mengetahui ada beruang mati di kawasan hutan produksi. Lalu, kami langsung mendatangi lokasinya, dan melakukan penyelidikan," ungkap Mahfud.
Baca juga: Kisah Veteran Perang Peranakan Tionghoa yang Sambung Hidup dengan Melukis
Dari identifikasi yang dilakukan tim medis BBKSDA Riau, beruang berjenis kelamin jantan dewasa itu tewas akibat dehidrasi. Kakinya yang terjerat seling besi, membuat beruang tak bisa kemana-mana.
Baca juga: Siasat Jayakatwang Hancurkan Singasari Lewat Serangan 2 Arah, dan Bunuh Kertanagara saat Pesta Terlarang
Setelah dilakukan proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya, beruang madu jantan itu dikubur di lokasi yang jauh dari permukiman warga. Sebelumnya, warga sering melihat beruang madu sering berkeliaran di kebun warga.
(eyt)
Lihat Juga :