Di Bawah Kepemimpinan Bobby Nasution, Warga Medan Kini Sadar Akan Kebersihan Sungai
Jum'at, 05 November 2021 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
“Program Tim Patroli Sampah di sungai ini, hal utama yang harus dijaga Bapak Wali Kota adalah harus konsisten berbicara tentang meletakkan sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sungai serta hidup bersih di mana dan kapan saja. Sambil terus mengkampanyekannya kepada siapa saja dan kapan saja serta selalu memberi contoh atas setiap perbuatan baik. Kemudian memberi reward kepada lurah-lurah yang mampu mengatasi sampah dan menjaga kebersihan. Saya harap Pak Wali dapat konsistensi untuk terus mengajak warga menjaga kebersihan dan meletakkan sampah pada tempatnya,” kata Hamdani.
Hamdani berharap agar kedepannya Bobby Nasution lebih konsisten dan komitmen untuk mengkampanyekan peradaban bersih dan meletakkan sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan di sungai. Selain itu dalam upaya menjaga kebersihan, terutama di sungai ini, jelas Hamdani, Pemko Medan dapat berkolaborasi bersama tokoh agama, tokoh adat, serta pemuka masyarakat yang diikuti dengan menambah fasilitas pengelolaan sampah.
“Semua lapisan masyarakat harus disasar, jangan hanya kelompok masyarakat tertentu saja. Jadikan isu sampah dan budaya bersih prioritas utama yang implikasinya anggaran, Sumber Daya Manusia (SDM) dan regulasi serta sosialisasi dilakukan terus menerus, kapan saja dan di mana saja. Jadikan budaya dan peradaban bersih ini jadi isu utama di Kota Medan,” harap Hamdani.
Disamping itu, Hamdani juga berharap agar seluruh Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berperan seperti Dinas Pendidikan menyasar sekolah PAUD, SD dan SMP agar hidup bersih.
Selain itu juga kantor-kantor dinas diberi perlombaan kantor terbersih seperti wc terbersih, terminal terbersih, kelurahan terbersih, kecamatan terbersih serta semua ASN di Kota Medan yang menjalankan peradaban dan budaya bersih ini. CM
Hamdani berharap agar kedepannya Bobby Nasution lebih konsisten dan komitmen untuk mengkampanyekan peradaban bersih dan meletakkan sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan di sungai. Selain itu dalam upaya menjaga kebersihan, terutama di sungai ini, jelas Hamdani, Pemko Medan dapat berkolaborasi bersama tokoh agama, tokoh adat, serta pemuka masyarakat yang diikuti dengan menambah fasilitas pengelolaan sampah.
“Semua lapisan masyarakat harus disasar, jangan hanya kelompok masyarakat tertentu saja. Jadikan isu sampah dan budaya bersih prioritas utama yang implikasinya anggaran, Sumber Daya Manusia (SDM) dan regulasi serta sosialisasi dilakukan terus menerus, kapan saja dan di mana saja. Jadikan budaya dan peradaban bersih ini jadi isu utama di Kota Medan,” harap Hamdani.
Disamping itu, Hamdani juga berharap agar seluruh Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berperan seperti Dinas Pendidikan menyasar sekolah PAUD, SD dan SMP agar hidup bersih.
Selain itu juga kantor-kantor dinas diberi perlombaan kantor terbersih seperti wc terbersih, terminal terbersih, kelurahan terbersih, kecamatan terbersih serta semua ASN di Kota Medan yang menjalankan peradaban dan budaya bersih ini. CM
(srf)
Lihat Juga :