Penumpang Kembali Berjubel, KRL Commuter Line Tambah Jam Operasional hingga Jam 8 Malam
Kamis, 04 Juni 2020 - 20:12 WIB
loading...
Kondisi gerbong KRL Commuter Line relasi Jakarta-Bogor yang penuh sesak Kamis (4/6/2020) petang. SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah jam operasional KRL Jabodetabek menjadi pukul 04.00-20.00 mulai Jumat, 5 Juni 2020 besok. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mulai melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sejumlah wilayah lain yang telah menyelesaikan masa PSBB.
VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan, mulai Jumat besok keberangkatan kereta-kereta pertama dari wilayah penyangga DKI Jakarta dijadwalkan pada pukul 04.00 WIB. Sementara keberangkatan kereta-kereta terakhir dari stasiun di wilayah DKI Jakarta pada pukul 20.00 WIB.
"Pintu stasiun-stasiun di wilayah DKI Jakarta yang sebelumnya ditutup pada pukul 18.00 mulai besok akan ditutup pukul 20.00 WIB," ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2020). (Baca juga: Hadapi New Normal, KCI Larang Balita Naik KRL)
Dalam operasional di masa PSBB transisi ini PT KCI akan mengoperasikan 892 perjalanan KRL. Jumlah ini bertambah dari masa PSBB sebelumnya yaitu 784 perjalanan KRL setiap harinya. Adapun untuk jumlah rangkaian yang beroperasi, Anne menyebut masih tetap sama, yaitu 88 rangkaian per hari.
Dengan jam operasional yang sudah diperpanjang, PT KCI mengajak para pengguna KRL untuk semakin disiplin mengikuti pengaturan physical distancing yang ada. Saat berada di stasiun para pengguna tidak perlu khawatir hingga memaksakan diri naik ke dalam KRL yang telah penuh, karena jam operasional yang diperpanjang dan frekuensi kereta yang terjaga.
"Bahkan dalam kondisi ada kepadatan pengguna melebihi biasanya, PT KCI siap menjalankan jadwal kereta tambahan agar tetap memungkinkan untuk menjaga jarak aman diantara pengguna," katanya. (Baca juga: Mulai Sore Ini KCI Tambah 60 Jadwal KRL Jabodetabek)
Pada awal masa PSBB transisi ini jumlah pengguna di dalam KRL juga masih mengacu pada aturan sebelumnya yaitu 35% dari kapasitas pengguna. PT KCI selanjutnya akan mengikuti aturan terbaru dari pemerintah terkait kapasitas pengguna ini.
VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan, mulai Jumat besok keberangkatan kereta-kereta pertama dari wilayah penyangga DKI Jakarta dijadwalkan pada pukul 04.00 WIB. Sementara keberangkatan kereta-kereta terakhir dari stasiun di wilayah DKI Jakarta pada pukul 20.00 WIB.
"Pintu stasiun-stasiun di wilayah DKI Jakarta yang sebelumnya ditutup pada pukul 18.00 mulai besok akan ditutup pukul 20.00 WIB," ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2020). (Baca juga: Hadapi New Normal, KCI Larang Balita Naik KRL)
Dalam operasional di masa PSBB transisi ini PT KCI akan mengoperasikan 892 perjalanan KRL. Jumlah ini bertambah dari masa PSBB sebelumnya yaitu 784 perjalanan KRL setiap harinya. Adapun untuk jumlah rangkaian yang beroperasi, Anne menyebut masih tetap sama, yaitu 88 rangkaian per hari.
Dengan jam operasional yang sudah diperpanjang, PT KCI mengajak para pengguna KRL untuk semakin disiplin mengikuti pengaturan physical distancing yang ada. Saat berada di stasiun para pengguna tidak perlu khawatir hingga memaksakan diri naik ke dalam KRL yang telah penuh, karena jam operasional yang diperpanjang dan frekuensi kereta yang terjaga.
"Bahkan dalam kondisi ada kepadatan pengguna melebihi biasanya, PT KCI siap menjalankan jadwal kereta tambahan agar tetap memungkinkan untuk menjaga jarak aman diantara pengguna," katanya. (Baca juga: Mulai Sore Ini KCI Tambah 60 Jadwal KRL Jabodetabek)
Pada awal masa PSBB transisi ini jumlah pengguna di dalam KRL juga masih mengacu pada aturan sebelumnya yaitu 35% dari kapasitas pengguna. PT KCI selanjutnya akan mengikuti aturan terbaru dari pemerintah terkait kapasitas pengguna ini.
Lihat Juga :