Retribusi Izin 215 Pekerja China di Proyek KCIC Ditagih

Kamis, 04 Juni 2020 - 19:55 WIB
loading...
Retribusi Izin 215 Pekerja...
Kereta api Argo Parahyangan melintasi proyek terowongan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Tagog Apu, Kabupaten Bandung Barat, tahun lalu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah melayangkan surat penagihan pembayaran perpenjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) kepada PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC). Sesuai aturan, para TKA harus memperpanjang IMTA setiap tahun.

Retribusi IMTA besarnya USD100 per orang per bulan atau USD1.200 per tahun yang masuk ke kas daerah. Berdasarkan data yang disampaikan PT KCIC, tahun 2020 terdapat 707 pekerja asal China untuk pembangunan kereta api cepat. Mereka tersebar di sejumlah kabupaten/kota.

Retribusi Izin 215 Pekerja China di Proyek KCIC Ditagih

Iing Solihin, kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bandung Barat. Foto/dok.SINDOnews

"Kami sudah melayangkan surat ke PT KCIC agar mereka membayarkan IMTA asal China. Responsnya positif, mereka (KCIC) siap untuk membayarkannya secara bertahap dan sekarang sedang dalam proses," kata Kepala Disnakertrans Bandung Barat, Iing Solihin, Kamis (4/6/2020).

(Baca: Kisah Pilu TKW Gununghalu, Diperkosa Orang Pakistan dan Melahirkan di Penjara)

Kesanggupan untuk membayar IMTA disampaikan Direktur Human Resources, LA & Asset PT KCIC Puspita Anggraeni melalui suratnya No : 0075/HR/KCIC/04.20 tertanggal 9 April 2020. Surat ini menjawab surat Kepala Disnakertrans Bandung Barat sebelumnya.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan High Speed Railway China Construction (HSRCC) dan China Railway Engineering Corporation (CREC), jumlah TKA yang harus memperpanjang IMTA sebanyak 215 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Benda Asing Masuk...
Ada Benda Asing Masuk Lintasan, Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo
Jelang Imlek, Penumpang...
Jelang Imlek, Penumpang Whoosh Tembus 25 Ribu Orang Per Hari
113 Warga Terdampak...
113 Warga Terdampak Longsor Cisarua Bandung Barat
Tukang Sapu TKA China...
Tukang Sapu TKA China di PT IMIP Digaji Rp18,7 Juta per Bulan
335 Ribu WNA Naik Kereta...
335 Ribu WNA Naik Kereta Cepat Whoosh pada 2025
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved