Lomba Mancing Mania Udang Galah Bupati Cup Perlu Dilestarikan di Kobar
Rabu, 03 November 2021 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Event tersebut juga bisa menghidupkan para pelaku UMKM disekitar bantaran DAS Arut, sekaligus meramaikan Area Water Front City dan area lainnya yang telah menjadi pusat wisata Kota Pangkalan Bun. Baca: Heather Mack, Cewek Amerika Pembunuh Ibu Kandungnya Dicekal Masuk ke Indonesia Seumur Hidup.
“Kita harus bangga, bahwa dua jalur DAS Arut dan DAS Lamandau Pangkalan Bun, sungainya luar biasa masih memiliki dan mnyimpan habitat udang galah dan jenis ikan lainnya, jadi saya sangat mengapresiasi kalau di Kobar memiliki sport memancing,” terang Rusdi.
Diakui Rusdi, para peserta sangat antusias berdatangan dari berbagai daerah di Kalteng, bahkan ada peserta dari Jawa. Baca Juga: DAMRI Berhenti Operasi di 4 Trayek, Dishub Tambah 6 Armada TMB.
“Karena dengan ekosistem dan habitat yang terjaga, maka DAS Arut dan Lamandau menjadi magnet para pemanciang mania. Saya mengajak kepada masyarakat dan para pemancing mania, untuk bersama-sama malakukan pelestarian sungai, tidak melakukan ilegal fishing, dan merusak habitat sungai dengan menggunakan strum," pungkasnya.
“Kita harus bangga, bahwa dua jalur DAS Arut dan DAS Lamandau Pangkalan Bun, sungainya luar biasa masih memiliki dan mnyimpan habitat udang galah dan jenis ikan lainnya, jadi saya sangat mengapresiasi kalau di Kobar memiliki sport memancing,” terang Rusdi.
Diakui Rusdi, para peserta sangat antusias berdatangan dari berbagai daerah di Kalteng, bahkan ada peserta dari Jawa. Baca Juga: DAMRI Berhenti Operasi di 4 Trayek, Dishub Tambah 6 Armada TMB.
“Karena dengan ekosistem dan habitat yang terjaga, maka DAS Arut dan Lamandau menjadi magnet para pemanciang mania. Saya mengajak kepada masyarakat dan para pemancing mania, untuk bersama-sama malakukan pelestarian sungai, tidak melakukan ilegal fishing, dan merusak habitat sungai dengan menggunakan strum," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :