Baznas Makassar Sasar Generasi Milenial Optimalkan ZIS
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:27 WIB
loading...
Pimpinan Baznas Makassar melaporkan kinerja sekaligus mensosialisasikan program pada acara Coffee Morning bersama awak media, Kamis (28/10). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar terus berupaya mengoptimalkan potensi pengumpulan Zakat , Infak dan Sedekah (ZIS). Tidak hanya dengan melibatkan komunitas dan pengurus masjid, tetapi kini juga menyasar generasi milenial. Sedari dini, mereka dikenalkan dan diajak untuk menyalurkan ZIS.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi Baznas Makassar , Ahmad Taslim, menyampaikan pihaknya telah menyusun strategi guna mengoptimalkan ZIS dengan menggandeng generasi milenial. Sejumlah program telah disusun mengenalkan ZIS kepada anak-anak muda .
Baca Juga: Baznas Harapkan Makassar Jadi Kota Zakat
"Strategi kita memang mengenalkan zakat ke milenial. Jika dulunya hanya di masjid, sekarang juga sosialisasi dilakukan di warkop, kafe dan dimanapun. Kami juga akan buat Duta Zakat, dimana remaja atau milenial akan berbicara soal zakat," kata dia, saat Coffee Morning Baznas Makassar , di salah satu kafe di Kota Makassar, Kamis (28/10).
Keberadaan Duta Zakat, Taslim menyebut memiliki manfaat jangka panjang. Musababnya, bila sedari dini mengenal zakat dan menyosialisasikannya, maka 10-15 tahun ke depan, mereka akan tahu soal kewajiban zakat tersebut dan bisa menyebarkan luaskan kepada orang-orang di sekelilingnya.
Program lain yang menyentuh milenial , Taslim mengungkapkan yakni program Baznas Goes to Campus dan Baznas Goes to School. Lewat program tersebut, pihaknya bekerja sama dengan madrasah dan sekolah di Kota Makassar untuk mengenalkan ZIS, terutama infak dan sedekah.
"Kami sasar sekolah-sekolah, termasuk madrasah. Setiap kelas kita simpan kota amal, jadi kita kenalkan kepada anak-anak kita untuk berinfak dan bersedekah Rp500 atau Rp1.000. Kami sudah ada MoU dengan Kemenag untuk madrasah, dan juga ada MoU dengan sekolah tingkat SMP dan SMA," tuturnya.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi Baznas Makassar , Ahmad Taslim, menyampaikan pihaknya telah menyusun strategi guna mengoptimalkan ZIS dengan menggandeng generasi milenial. Sejumlah program telah disusun mengenalkan ZIS kepada anak-anak muda .
Baca Juga: Baznas Harapkan Makassar Jadi Kota Zakat
"Strategi kita memang mengenalkan zakat ke milenial. Jika dulunya hanya di masjid, sekarang juga sosialisasi dilakukan di warkop, kafe dan dimanapun. Kami juga akan buat Duta Zakat, dimana remaja atau milenial akan berbicara soal zakat," kata dia, saat Coffee Morning Baznas Makassar , di salah satu kafe di Kota Makassar, Kamis (28/10).
Keberadaan Duta Zakat, Taslim menyebut memiliki manfaat jangka panjang. Musababnya, bila sedari dini mengenal zakat dan menyosialisasikannya, maka 10-15 tahun ke depan, mereka akan tahu soal kewajiban zakat tersebut dan bisa menyebarkan luaskan kepada orang-orang di sekelilingnya.
Program lain yang menyentuh milenial , Taslim mengungkapkan yakni program Baznas Goes to Campus dan Baznas Goes to School. Lewat program tersebut, pihaknya bekerja sama dengan madrasah dan sekolah di Kota Makassar untuk mengenalkan ZIS, terutama infak dan sedekah.
"Kami sasar sekolah-sekolah, termasuk madrasah. Setiap kelas kita simpan kota amal, jadi kita kenalkan kepada anak-anak kita untuk berinfak dan bersedekah Rp500 atau Rp1.000. Kami sudah ada MoU dengan Kemenag untuk madrasah, dan juga ada MoU dengan sekolah tingkat SMP dan SMA," tuturnya.
Lihat Juga :