Gagas Layanan Gadis Desa, Disdukcapil Bulukumba Serahkan 224 Keping KTP
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:31 WIB
loading...
Penyerahan KTP elektronik secara simbolis oleh Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf kepada para kepala desa. Foto: Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba , menyerahkan sebanyak 224 keping KTP elektronik. Hal itu merupakan bagian dari pelaksanaan layanan jemput bola yang diberi nama Gadis Desa (Gabungan Aksi di Sekolah dan di Desa).
Program tersebut terlaksana di tiga desa di Kecamatan Bulukumpa, yaitu Desa Salassae (78 keping), Desa Bulo Bulo (62 keping) dan Desa Bontominasa (84 keping).
Ratusan KTP elektronik tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf kepada para kepala desa.
Baca Juga: Program BNI Smart City Diharap Dorong Peningkatan PAD Bulukumba
Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Bulukumba, Andi Sukmawati mengaku akan terus melakukan inovasi dan terobosan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kolaborasi dan kerja sama kepala desa dan lurah dalam menuntaskan kepemilikan identitas kependudukan.
Pihak Dinas Dukcapil, lanjutnya, akan kembali melakukan inovasi terbaru yang diberi nama Gammara (Gerakan Masyarakat Menuju Sadar Adminduk).
Diharapkan Gammara dapat mendorong pemerintah desa untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menyadari pentingnya manfaat dari kepemilikan dokumen administrasi kependudukan.
Program tersebut terlaksana di tiga desa di Kecamatan Bulukumpa, yaitu Desa Salassae (78 keping), Desa Bulo Bulo (62 keping) dan Desa Bontominasa (84 keping).
Ratusan KTP elektronik tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf kepada para kepala desa.
Baca Juga: Program BNI Smart City Diharap Dorong Peningkatan PAD Bulukumba
Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Bulukumba, Andi Sukmawati mengaku akan terus melakukan inovasi dan terobosan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kolaborasi dan kerja sama kepala desa dan lurah dalam menuntaskan kepemilikan identitas kependudukan.
Pihak Dinas Dukcapil, lanjutnya, akan kembali melakukan inovasi terbaru yang diberi nama Gammara (Gerakan Masyarakat Menuju Sadar Adminduk).
Diharapkan Gammara dapat mendorong pemerintah desa untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menyadari pentingnya manfaat dari kepemilikan dokumen administrasi kependudukan.
Lihat Juga :