Gubernur Sulsel Halalbihalal Bersama IKAMI Sulsel
Rabu, 03 Juni 2020 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi kita ingin selalu melanjutkan tradisi yang ada, bersilaturahim bersama anggota IKAMI, tokoh Sulsel, pemerintah Sulsel," tuturnya.
Ia melanjutkan, silaturahmi virtual ini justru dapat dihadiri dengan jumlah peserta lebih maksimal dibandingkan dengan melakukan mobilisasi. Selain gubernur, juga hadir Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar dan senior-senior IKAMI yang telah mengabdi dalam berbagai bidang.
Kafi menambahkan, halalbihalal ini merupakan pertemuan virtual kedua dengan gubernur. Sama dengan pertemuan pertama, juga telah disampaikan bahwa IKAMI dan Pemprov Sulsel harus bersama-sama membangun Sulsel.
"Pertemuan kita juga membahas bagaimana alumni-alumni kita yang lulus di Jawa atau daerah lain di luar Sulsel, kembali. Kalau bisa kembali membangun di desa tertinggal misalnya," terangnya.
Baca juga: Siap-siap, Pembongkaran Bangunan Mattoanging Bakal Dilelang
Dengan komunikasi intens yang telah terjalin dengan gubernur berlatar belakang akademisi tersebut, Ia berharap banyak perhatian mahasiswa rantau yang ada di seluruh Indonesia. Walau data resmi tidak ada, namun diperkirakan jumlahnya 30-50 ribu. Untuk Jogyakarta saja hingga 10 ribu orang.
"Itu mahasiswa Sulsel. Kalau kami di IKAMI itu terbagi ada mahasiswa Sulsel yang datang dari Sulsel, ada yang keturunan Sulsel seperti di Kalimantan, Sumatera, Maluku dan Papua," jelasnya.
Hal lain, yang disampaikan, terkait distribusi sembako COVID-19 untuk Jawa dan Bali juga sebelumnya tidak ada masalah. Pihaknya juga mengajukan kembali untuk wilayah Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Pengajuan ini telah direspons.
Ia melanjutkan, silaturahmi virtual ini justru dapat dihadiri dengan jumlah peserta lebih maksimal dibandingkan dengan melakukan mobilisasi. Selain gubernur, juga hadir Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar dan senior-senior IKAMI yang telah mengabdi dalam berbagai bidang.
Kafi menambahkan, halalbihalal ini merupakan pertemuan virtual kedua dengan gubernur. Sama dengan pertemuan pertama, juga telah disampaikan bahwa IKAMI dan Pemprov Sulsel harus bersama-sama membangun Sulsel.
"Pertemuan kita juga membahas bagaimana alumni-alumni kita yang lulus di Jawa atau daerah lain di luar Sulsel, kembali. Kalau bisa kembali membangun di desa tertinggal misalnya," terangnya.
Baca juga: Siap-siap, Pembongkaran Bangunan Mattoanging Bakal Dilelang
Dengan komunikasi intens yang telah terjalin dengan gubernur berlatar belakang akademisi tersebut, Ia berharap banyak perhatian mahasiswa rantau yang ada di seluruh Indonesia. Walau data resmi tidak ada, namun diperkirakan jumlahnya 30-50 ribu. Untuk Jogyakarta saja hingga 10 ribu orang.
"Itu mahasiswa Sulsel. Kalau kami di IKAMI itu terbagi ada mahasiswa Sulsel yang datang dari Sulsel, ada yang keturunan Sulsel seperti di Kalimantan, Sumatera, Maluku dan Papua," jelasnya.
Hal lain, yang disampaikan, terkait distribusi sembako COVID-19 untuk Jawa dan Bali juga sebelumnya tidak ada masalah. Pihaknya juga mengajukan kembali untuk wilayah Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Pengajuan ini telah direspons.
(luq)
Lihat Juga :