Perampokan Berdarah Gegerkan Manado, Polisi Masih Lakukan Pendalaman
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Kasus dugaan perampokan terjadi di kantor PT Manado Inter Money Changer menjadi viral di sosial media. Perisitiwa itu diketahui setelah salah satu saksi bernama Nova Sasue (41) yang bekerja di Toko Daytona, mendengar suara teriakan minta tolong dari korban, kemudian bersama saksi lainnya menghampiri korban, dan melihat kepala korban sudah berdarah.
Baca juga: Kisah Bupati Jogja Tan Jin Sing, Bantu Ayah Diponegoro Jadi Raja dan Mengeksplorasi Candi Borobudur
Sementara saksi Mesri Kapiah (41) menambahkan, saat itu melihat korban sudah berteriak dan di bagian kepala sudah mengeluarkan darah. Selanjutnya dia memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Saksi lainnnya, Ayub Mamonto yang pada saat kejadian berada di depan BTN Bahu sempat melihat diduga tersangka menggunakan sepeda motor matic dan helm, melaju meninggalkan lokasi kejadian secara terburu-buru.
Korban atas nama Welly Tangos (71) selaku pemilik mengalami luka di kepala, tangan kiri dan kanan serta benturan di dada kiri. Selanjutnya korban dilarikan kerumah sakit Permata Bunda kemudian di rujuk ke RS. Prof Kandou Malalayang. Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat diduga benturan benda yang belum diketahui jenisnya.
Baca juga: Kisah Bupati Jogja Tan Jin Sing, Bantu Ayah Diponegoro Jadi Raja dan Mengeksplorasi Candi Borobudur
Sementara saksi Mesri Kapiah (41) menambahkan, saat itu melihat korban sudah berteriak dan di bagian kepala sudah mengeluarkan darah. Selanjutnya dia memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Saksi lainnnya, Ayub Mamonto yang pada saat kejadian berada di depan BTN Bahu sempat melihat diduga tersangka menggunakan sepeda motor matic dan helm, melaju meninggalkan lokasi kejadian secara terburu-buru.
Korban atas nama Welly Tangos (71) selaku pemilik mengalami luka di kepala, tangan kiri dan kanan serta benturan di dada kiri. Selanjutnya korban dilarikan kerumah sakit Permata Bunda kemudian di rujuk ke RS. Prof Kandou Malalayang. Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat diduga benturan benda yang belum diketahui jenisnya.
(eyt)
Lihat Juga :