Ratu Sakti, Raja Pajajaran yang Umbar Nafsu Birahi dengan Menikahi Istri Selir Ayahnya

Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:32 WIB
loading...
Ratu Sakti, Raja Pajajaran...
Kemunduran Kerajaan Pajajaran pasca Prabu Siliwangi kian terasa. Apalagi saat Kerajaan Pajajaran dipimpin oleh Ratu Sakti yang dikenal serakah. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
Ratu Sakti naik takhta menggantikan Ratu Dewata, untuk memimpin Kerajaan Pajajaran. Ratu Dewata merupakan penerus tahta Surawisesa, yang juga anak dari Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja.

Baca juga: Prabu Siliwangi Sosok Pemimpin Kharismatik dan Pengayom di Tatar Sunda

Pasca kepemimpinan Prabu Siliwangi, Kerajaan Pajajaran mulai mengalami kemunduran. Apalagi, saat kerajaan tersebut dipimpin Ratu Sakti yang menjadi raja keempat di Kerajaan Pajajaran.



Dalam buku "Hitam Putih Pajajaran: dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran " karya Fery Taufiq El Jaquene, Ratu Sakti memerintah dengan serampangan. Dia kerap melanggar agama dan aturan-aturan kerajaan.

Baca juga: Ibu dan Anak Dibunuh serta Dilucuti Pakaiannya, Yoris Tiba-tiba Didampingi 10 Pengacara

Ratu Sakti juga dikenal banyak rakyat sebagai pribadi yang temperamental. Etika dan moral yang secara turun-temurun selalu dijunjung tinggi, tetapi pada masa Ratu Sakti hal itu telah dilanggar.

Pelanggaran yang Ratu Sakti lakukan dengan sengaja adalah menikahi istri ayahnya sendiri, membunuh orang tanpa dosa dan sebab, merampas harta orang-orang kecil, tidak berbakti kepada orang tua dan pendeta. Pada akhirnya pemuka telah sepakat bahwa Ratu Sakti semasa menjabat sebagai raja Pajajaran telah keterlaluan.

Padahal ada budaya yang harus dipatuhi bagi siapa saja yakni Estri Larangan, dilarang menikahi istri selir ayah. Bahkan pada masa Prabu Dewa Niskala dari ayah Sri Baduga Maharaja turun dari takhta karena dianggap melanggar Estri Larangan, yaitu menikahi istri larangan.

Baca juga: Lembang Diterjang Longsor, Tembok Rumah Warga Jebol Dihantam Material

Tindak tanduk raja yang keterlaluan ini digambarkan melalui Carita Parahyangan. Pada naskah itu diceritakan Ratu Sakti cukup keterlaluan. Di naskah itu dijelaskan, agar jangan sampai raja kemudian meniru perilaku yang telah dilakoni oleh Raja Ratu Sakti.

Di masa pemerintahan Ratu Sakti ini kondisi masyarakat semakin tidak menentu. Kejahatan bermunculan dimana-mana, sehingga banyak masyarakat yang melakukan pemberontakan terhadap kerajaan sendiri.

Tetapi celakanya pihak kerajaan tidak pernah mempedulikan hal itu. Ratu Sakti lebih memilih meniti hidupnya dengan kehidupan egois. Tak hanya itu, perilaku semena-mena, menghibur diri, dan mengumbar hawa nafsu, padahal perilaku tersebut tidak pernah direstui oleh Sanghyang atau para dewa. Alhasil karena perilakunya, Ratu Sakti lengser dari tahta Kerajaan Pajajaran. Selanjutnya Prabu Nilakendra naik tahta.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Buntut Hina Suku Sunda,...
Buntut Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Kisah Prabu Surawisesa,...
Kisah Prabu Surawisesa, Anak Prabu Siliwangi yang Gagal Warisi Kesaktian saat Berkuasa di Tanah Sunda
Sosok Pejabat Kepercayaan...
Sosok Pejabat Kepercayaan Prabu Siliwangi Bantu Besarkan Kerajaan Pajajaran
Cara Prabu Siliwangi...
Cara Prabu Siliwangi Hadirkan Keamanan dan Kesejahteraan untuk Rakyat Pajajaran
Kisah Jimat Sakti Jadi...
Kisah Jimat Sakti Jadi Tameng Kerajaan Pajajaran Hindari Serangan Banten di Masa Nilakendra Berkuasa
Waroeng Sunda Hadir...
Waroeng Sunda Hadir dengan Konsep Resto Rasa Rumahan Suasana Kekeluargaan
Penulis Denny JA Rekam...
Penulis Denny JA Rekam Sejarah dalam 7 Buku Puisi Esai
Rano Karno Serap 2 Aspirasi...
Rano Karno Serap 2 Aspirasi Paguyuban Urang Sunda
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved