IRT Tewas karena Diduga Tersayat Pisau saat Operasi di Rumah Sakit, Perutnya Alami Pembusukan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga pasca operasi istrinya, kata Yanto, mengalami luka bekas operasi dan mengeluarkan bau busuk dari perutnya.
"Karena tak puas dengan hasil operasi di Rumah Sakit Multazam saya meminta agar pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe Gorontalo. Anehnya saat dokter yang menangani korban di Rumah Sakit Aloe Saboe mengatakan bahwa dalam perut korban tidak ada kista dan miom seperti yang disampaikan dokter sebelumnya di Rumah Sakit Multazam," kata dia.
Semantara itu pihak Rumah Sakit Multazam membantah adanya tindakan malapraktik yang dilakukan dokternya saat mengoperasi pasien bernama Megawati Abdul Gani.
Bantahan itu disampaikan dr Alfred Wuisana dokter spesialis kandungan yang menangani pasien Megawati Abdul Gani.
![IRT Tewas karena Diduga Tersayat Pisau saat Operasi di Rumah Sakit, Perutnya Alami Pembusukan]()
Dalam hearing yang digelar DPRD Kota Gorontalo pada Selasa siang kemarin dr Alfred mengaku tak ada niat untuk mencelakakan pasiennya saat tindakan medis.
Menurutnya operasi pengangkatan kista dan miom terhadap pasien sudah sesuai mekanisme kedokteran.
"Apa yang menjadi keluhan pasien adalah resiko pasca operasi karena miom yang bersarang di dalam perut korban sudah berukuran sebesar kepala bayi. Sehingga operasi tersebut memiliki resiko tinggi bahkan korban memiliki riwayat operasi perut pada tahun 2014 silam," kata dr Alfred.
"Karena tak puas dengan hasil operasi di Rumah Sakit Multazam saya meminta agar pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Aloe Saboe Gorontalo. Anehnya saat dokter yang menangani korban di Rumah Sakit Aloe Saboe mengatakan bahwa dalam perut korban tidak ada kista dan miom seperti yang disampaikan dokter sebelumnya di Rumah Sakit Multazam," kata dia.
Semantara itu pihak Rumah Sakit Multazam membantah adanya tindakan malapraktik yang dilakukan dokternya saat mengoperasi pasien bernama Megawati Abdul Gani.
Bantahan itu disampaikan dr Alfred Wuisana dokter spesialis kandungan yang menangani pasien Megawati Abdul Gani.

Dalam hearing yang digelar DPRD Kota Gorontalo pada Selasa siang kemarin dr Alfred mengaku tak ada niat untuk mencelakakan pasiennya saat tindakan medis.
Menurutnya operasi pengangkatan kista dan miom terhadap pasien sudah sesuai mekanisme kedokteran.
"Apa yang menjadi keluhan pasien adalah resiko pasca operasi karena miom yang bersarang di dalam perut korban sudah berukuran sebesar kepala bayi. Sehingga operasi tersebut memiliki resiko tinggi bahkan korban memiliki riwayat operasi perut pada tahun 2014 silam," kata dr Alfred.
Lihat Juga :