Tanami Kebun Cabe dengan Tanaman Ganja, Petani Tasikmalaya Ditangkap Polisi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:52 WIB
loading...
Tanami Kebun Cabe dengan...
Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menunjukkan barang bukti tanaman ganja yang disita dari seorang petani setempat.Foto/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Tanaman ganja diketahui ditanam di kebun milik petani di Tasikmalaya. Sebanyak 30 pohon ganja diamankan polisi dari ladang cabe milik Iwan (40), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ganja tersebut sengaja ditanam dengan sistem tumpangsari di sela tanaman cabe. Diduga sebagai modus untuk mengelabui polisi atau warga sekitar agar tidak curiga dengan tanaman ganja yang dilarang itu.

Baca juga: Kendalikan Puluhan Aplikasi Pinjol Ilegal dari Jogja, Ini Penampakan Bos yang Kerap Meneror Korbannya

Kini, petani ganja tersebut harus berurusan dengan pihak berwajib dan mendekam dalam sel tahanan Polres Tasikmalaya. "Ganja itu sengaja ditanam, rencananya akan dijual," terang tersangka Iwan.
Dia mengaku, awalnya hanya menanam satu pohon saja dan sekarang sudah berumur delapan bulan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengungkapkan, anggotanya sudah mengintai sejak seminggu sebelum tersangka ditangkap. Bahkan ada yang menyamar sebagai pencari rumput di sekitar lokasi.

"Akhirnya anggota kami berhasil membongkar dan menemukan 30 tanaman ganja di ladang cabe tersebut," kata Rimsyahtono.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Berita Terkini
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved