Tangkap Buaya Muara yang Terkam Penambang, Warga Temukan Potongan Tangan
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:23 WIB
loading...
Warga di Bangka tangkap buaya muara dan menemukan poyongan tangan manusia.Foto/Haryanto
A
A
A
BANGKA - Seekor buaya muara ditangkap warga Kecamatan Riau Silip, di Kabupaten Bangka, Sabtu (16/10/2021). Yang bikin ngeri, terdapat potongan tubuh manusia yaitu tangan kanan. Menurut warga potongan itu dari muntahan mulut buaya.
Warga menduga, buaya inilah yang menerkam seorang penambang timah bernama Pulung (33) dan jasadnya ditemukan sehari setelah kejadian.
"Inilah buaya yang menerkam (penambang,-red), karena terbukti dia memuntahkan tangan kanan milik korban kemarin saat kami pancing itu," kata warga setempat, Isa.
Baca juga: Penambang Timah Asal Banten yang Diterkam Buaya Ditemukan
Oleh warga, tangan miliki korban tersebut dikemudian langsung dikebumikan di desa setempat. Sementara, buaya yang ditangkap berjenis kelamin betina dengan panjang sekitar 3,5 meter dan berbobot 300 kilogram.
Buaya ditangkap di Aliran Sungai Layang di kawasan Kecamatan Riau Silip memang merupakan habitatnya buaya. Namun menurut Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation, kawasan tersebut kini banyak dirambah aktivitas pertambangan timah.
"Salah satu faktor penyebab korban diserang buaya ini, karena memang kita lihat di sini banyak aktivitas tambang rakyat atau TI, disatu sisi ini juga merupakan habitat bagi buaya. Jadi buaya terhimpit oleh habitat yang semakin sempit, sehingga menyerang penambang," kata Manager PPS Alobi Foundation, Endi Yusuf, Senin (18/10/2021).
Warga menduga, buaya inilah yang menerkam seorang penambang timah bernama Pulung (33) dan jasadnya ditemukan sehari setelah kejadian.
"Inilah buaya yang menerkam (penambang,-red), karena terbukti dia memuntahkan tangan kanan milik korban kemarin saat kami pancing itu," kata warga setempat, Isa.
Baca juga: Penambang Timah Asal Banten yang Diterkam Buaya Ditemukan
Oleh warga, tangan miliki korban tersebut dikemudian langsung dikebumikan di desa setempat. Sementara, buaya yang ditangkap berjenis kelamin betina dengan panjang sekitar 3,5 meter dan berbobot 300 kilogram.
Buaya ditangkap di Aliran Sungai Layang di kawasan Kecamatan Riau Silip memang merupakan habitatnya buaya. Namun menurut Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation, kawasan tersebut kini banyak dirambah aktivitas pertambangan timah.
"Salah satu faktor penyebab korban diserang buaya ini, karena memang kita lihat di sini banyak aktivitas tambang rakyat atau TI, disatu sisi ini juga merupakan habitat bagi buaya. Jadi buaya terhimpit oleh habitat yang semakin sempit, sehingga menyerang penambang," kata Manager PPS Alobi Foundation, Endi Yusuf, Senin (18/10/2021).
Lihat Juga :