Kenapa Gempa Bali M4,8 Pagi Ini Sangat Merusak, Berikut Penjelasan BMKG
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca:Korban Gempa Bali Bertambah Jadi 3 Orang Meninggal, 7 Patah Tulang
"Meski ada dugaan karena lokasi episenter di kompleks gunungapi Agung-Batur bisa jadi ada kaitan dengan migrasi magma yang mentrigger aktivitas sesar lokal. Hasil monitoring BMKG hingga pagi ini pukul 5.30 WIB tercatat 3 kali gempa susulan (aftershocks) pasca gempa 4,8 yang merusak di Rendang, Karangasem, Bali," sambungnya.
Gempa di Bali ini tidak hanya berdampak pada kerusakan bangunan rumah. Tetapi juga memicu dampak ikutan (collateral hazard) seperti landslide-longsoran dan rockfall-runtuhan batu, dibeberapa tempat.
"Pusat gempa Karangasem ini terletak di zona gempa swarm Kompek Gunung Agung-Batur pada tahun 2017. Gempa swarm yang terjadi pada bulan Sept-Okt 2017 memiliki mag terbesar 4,2. Selanjutnya, pada 8 Nov 2017 terjadi gempa paling kuat dengan mag 4,9 yang juga menimbulkan kerusakan ringan," pungkasnya.
"Meski ada dugaan karena lokasi episenter di kompleks gunungapi Agung-Batur bisa jadi ada kaitan dengan migrasi magma yang mentrigger aktivitas sesar lokal. Hasil monitoring BMKG hingga pagi ini pukul 5.30 WIB tercatat 3 kali gempa susulan (aftershocks) pasca gempa 4,8 yang merusak di Rendang, Karangasem, Bali," sambungnya.
Gempa di Bali ini tidak hanya berdampak pada kerusakan bangunan rumah. Tetapi juga memicu dampak ikutan (collateral hazard) seperti landslide-longsoran dan rockfall-runtuhan batu, dibeberapa tempat.
"Pusat gempa Karangasem ini terletak di zona gempa swarm Kompek Gunung Agung-Batur pada tahun 2017. Gempa swarm yang terjadi pada bulan Sept-Okt 2017 memiliki mag terbesar 4,2. Selanjutnya, pada 8 Nov 2017 terjadi gempa paling kuat dengan mag 4,9 yang juga menimbulkan kerusakan ringan," pungkasnya.
(hsk)
Lihat Juga :