Sebelum OTT Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Geledah dan Segel Kantor PUPR

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 07:36 WIB
loading...
Sebelum OTT Bupati Muba...
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebelum menangkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin. Foto/MPI/Era Rizma Wedya
A A A
MUSI BANYUASIN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebelum melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin.

Pengeledahan yang dilakukan mendadak pada Jumat malam (15/10/2021) membuat geger. Petugas KPK kemudian menyegel kantor, serta mengamankan seorang pejabat Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Muba.

Baca juga: BREAKING NEWS: KPK OTT Bupati Musi Banyuasin

Pejabat yang turut diamankan petugas dalam operasi tersebut merupakan salah satu kepala bidang di Dinas PUPR Muba, Jumat (15/10/2021).

Selain itu juga beberapa ruangan di kantor tersebut terlihat disegel dengan tulisan dalam pengawasan KPK. Saat awak media berusaha menanyakan kepada tim KPK, namun tidak memberikan sepatah kata pun terkait penyegelan ruangan yang ada di kantor PUPR itu.

Diketahui tim penyidik KPK telah berada sejak Pukul 21.45 WIB untuk mensterilkan lokasi penyegelan. Serta terlihat ruangan tersegel dan terpalang menggunakan kayu.

Baca juga: Profil Dodi Reza Alex Noerdin yang Terjaring OTT KPK Miliki Segudang Prestasi

Penggeledahan dan penyegelan berlanjut dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin. Dodi Reza juga merupakan anak dari mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri tidak membantah saat dikonfirmasi ihwal OTT di Musi Banyuasin.

Ia juga mengamini salah satu yang diamankan dalam operasi senyap tersebut yakni, Bupati Musi Banyuasin periode 2017 - 2022. "Benar, Jumat (15/10/2021), Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan," kata Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (16/10/2021).

Tak hanya Bupati Musi Banyuasin, tim juga mengamankan sejumlah pihak lainnya. Saat ini, pihak-pihak yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan intensif tim KPK. "Saat ini, para pihak yang ditangkap dan diamankan tersebut, masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK," ucapnya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi senyap di Musi Banyuasin tersebut. KPK berjanji akan menginformasikan lebih lanjut terkait OTT ini.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Eks Waka PN Depok Ajukan...
Eks Waka PN Depok Ajukan Praperadilan, Keberatan atas Penyitaan KPK
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Rekomendasi
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved