15 Desa di Lutra Jadi Pilot Project Program Perlindungan Anak
Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Termasuk kata dia, di sektor perkebunan kakao mengingat sektor ini termasuk sektor unggulan yang melibatkan cukup banyak kepala keluarga petani kakao yang diketahui ada semacam kebiasaan pelibatan anak di dalamnya.
"Saya pun mengalami hal yang sama sebab bapak saya seorang petani, jadi begitu pulang sekolah diajak berkebun dan melihat langsung seperti apa aktivitasnya,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Indah memandang program perlindungan anak di sektor kakao menjadi upaya mencegah agar tidak terjadi eksploitasi terhadap anak.
“Atau kalau terjadi dan itu tidak diketahui bahwa itu adalah bagian dari eksploitasi anak, maka kita berkewajiban untuk menarik anak tersebut. Upaya ini saya anggap sebagai sistem perlindungan anak mulai dari tingkat terkecil sampai dengan yang tertinggi," tandasnya.
Skemanya lanjut dia adalah di desa, jadi ada 15 desa yang menjadi piloting. Ini menjadi upaya untuk menyadarkan kepada masyarakat bahwa mereka adalah yang terpenting /subjek.
"Saya pun mengalami hal yang sama sebab bapak saya seorang petani, jadi begitu pulang sekolah diajak berkebun dan melihat langsung seperti apa aktivitasnya,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Indah memandang program perlindungan anak di sektor kakao menjadi upaya mencegah agar tidak terjadi eksploitasi terhadap anak.
“Atau kalau terjadi dan itu tidak diketahui bahwa itu adalah bagian dari eksploitasi anak, maka kita berkewajiban untuk menarik anak tersebut. Upaya ini saya anggap sebagai sistem perlindungan anak mulai dari tingkat terkecil sampai dengan yang tertinggi," tandasnya.
Skemanya lanjut dia adalah di desa, jadi ada 15 desa yang menjadi piloting. Ini menjadi upaya untuk menyadarkan kepada masyarakat bahwa mereka adalah yang terpenting /subjek.
Lihat Juga :