Modus Numpang Kencing, Pria Bawa Kabur Ponsel Pemilik Rumah
Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:49 WIB
loading...
Pria di Kota Makassar ditangkap aparat kepolisian usai mencuri sebuah handphone di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Foto: Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Seorang lelaki berinisial YU (45) terpaksa berurusan dengan kepolisian lantaran diduga telah membawa kabur ponsel milik salah satu warga di Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus mengatakan, ponsel itu milik seorang pegawai negeri sipil bernama Agus Subagio. Pelaku memasuki rumah korban dengan modus menumpang kencing.
Baca juga:ASN Pemkot Makassar Diadukan Suaminya ke Polisi karena Diduga Selingkuh
"Modusnya pelaku meminta izin kepada tukang bangunan atas nama Arif untuk menumpang kencing ke kamar mandi rumah milik korban yang diduga handphonenya dicuri," ucap Supriady, Selasa (12/10).
Dia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung pada Senin 11 Oktober sekira pukul 17.00 Wita di kawasan Perumahan Pegawai Pemda Blok C, Kelurahan Manggala.
Baca juga:Pemuda Tewas Dikeroyok Pakai Sajam Saat Pesta Miras
Saat kejadian, pemilik rumah berada di bagian ruangan lain. Sedangkan ponsel merek Vivo itu dibiarkan tergeletak. "Ditaruh di atas wastafel yang kemudian diamabil pelaku dan disimpan dalam saku celananya," ujar Supriady.
Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus mengatakan, ponsel itu milik seorang pegawai negeri sipil bernama Agus Subagio. Pelaku memasuki rumah korban dengan modus menumpang kencing.
Baca juga:ASN Pemkot Makassar Diadukan Suaminya ke Polisi karena Diduga Selingkuh
"Modusnya pelaku meminta izin kepada tukang bangunan atas nama Arif untuk menumpang kencing ke kamar mandi rumah milik korban yang diduga handphonenya dicuri," ucap Supriady, Selasa (12/10).
Dia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung pada Senin 11 Oktober sekira pukul 17.00 Wita di kawasan Perumahan Pegawai Pemda Blok C, Kelurahan Manggala.
Baca juga:Pemuda Tewas Dikeroyok Pakai Sajam Saat Pesta Miras
Saat kejadian, pemilik rumah berada di bagian ruangan lain. Sedangkan ponsel merek Vivo itu dibiarkan tergeletak. "Ditaruh di atas wastafel yang kemudian diamabil pelaku dan disimpan dalam saku celananya," ujar Supriady.
Lihat Juga :