Kekerasan Terhadap Anak Usia Dini Masih Saja Terjadi Selama Pandemi

Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:34 WIB
loading...
Kekerasan Terhadap Anak...
Sosialisasi pencegahan terhadap kekerasan anak usia dini yang masih saja terjadi di Surabaya.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Kekerasan pada anak usia dini terus saja terjadi, termasuk di tengah pandemi COVID-19. Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) bersama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Surabaya menggelar sosialisasi deteksi dini pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di masa pandemi COVID-19, Selasa (12/10/2021).

Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani menuturkan, pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat luar biasa kepada anak-anak. Sebab, anak-anak disibukkan dengan pembelajaran secara daring yang membuat mereka semakin leluasa memanfaatkan gadget.

Baca juga: Belajar Jangan Hanya di Kelas, Wagub Jatim Dorong Inovasi Baru Sistem Pembelajaran

“Sekarang ini pada masa pandemi cukup berpengaruh terutama pada anak-anak. Bagaimana kebiasaan memakai gadget dan tidak jauh dari media sosial (medsos) sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Salah satu pengaruh negatifnya adalah dari medsos, memicu munculnya pembullyan, karena kekerasan pada anak tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental,” ujar Rini.

Ia melanjutkan, kekerasan mental yang terjadi, biasanya dilakukan tanpa disadari oleh anak-anak. Alhasil anak-anak tersebut mulai terbiasa melakukan hal itu secara berulang-ulang.

“Tanpa disadari oleh anak-anak tersebut bisa membuat anak-anak melakukan pembullyan di media sosial, parahnya pembullyan yang mungkin mereka tidak tahu, lalu ikut-ikutan sehingga menjadi kebanggan, nah itu yang perlu kita antisipasi dan kita deteksi,” jelasnya.

Menurutnya, para Bunda Paud harus mempunyai kekuatan yang luar biasa dengan kepedulian dan empatinya untuk memberikan pendampingan dan pengetahuan kepada anak-anak sejak usia dini.

“Karena itu kekerasan dini pada anak itu harus kita hentikan dan harus kita antisipasi. Saya rasa disinilah tugas kita sebagai Bunda Paud bisa memberikan pendampingan dan pengetahuan. Kemudian bagaimana kita harus bisa menyampaikan hal itu kepada anak-anak dengan cara komunikasi yang mudah dipahami,” ungkapnya.

Sebenarnya, katanya, bahwa permasalahan kekerasan mental pada anak bisa berlanjut hingga anak tersebut tumbuh dewasa. Maka peran orang tua juga dirasa cukup penting untuk tumbung kembang anak.

“Sebab ini akan sangat berpengaruh dengan kehidupan mereka kelak. Jika dari kecil mereka mendapatkan pembullyan atau kekerasan secara mental, maka akan mempengaruhi sikap dan kebiasaan ketika mereka sudah dewasa. Kita sebagai orang tua yang harus memberikan ilmu, cara mendidik itu sangat berpengaruh hingga mereka dewasa. Mudah-mudahan orang tua yang ada di Surabaya bisa mengerti, bahwa mendidik anak sangat penting,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP5A Surabaya Antiek Sugiharti memastikan, bahwa kegiatan sosialisasi deteksi dini pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak di masa pandemi COVID-19 dengan target Bunda Paud yang berada di 154 kelurahan di Kota Surabaya.

“Bunda Paud yang berinteraksi dengan anak-anak, sehingga kami akan bekali, kami berikan triknya, supaya ibu bisa mendeteksi sejak dini apakah anak didiknya di lingkungan tersebut menjadi korban atau pelaku kekerasan,” ujar Antiek.

Ia menambahkan, kegiatan ini adalah kegiatan dari dana alokasi khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Republik Indonesia, dari Kegiatan Kekerasan Perempuan dan Anak, Khususnya Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Selain itu, Antiek juga memaparkan bahwa, di masa pandemi angka kekerasan pada anak meningkat dan angka permintaan atau rekomendasi pernikahan dini juga ikut meningkat

“Latar belakang inilah yang mendasari kegiatan kami, saat ini adalah bagaimana cara mendidik anak, bagaimana hak dan kewajiban pada anak. Kami berharap Bunda Paud sebagai pembimbing dan pendamping perjalanan anak-anak di usia dini, sehingga kalau sudah mendapatkan bekal atau pengetahuan anak-anak ini dengan cara yang tepat dan benar, Insyaallah anak-anak ini akan menjadi lebih baik,” katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
TIDAR Desak Pembenahan...
TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Buntut Kekerasan Anak di Little Aresha Yogyakarta
Rekomendasi
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved