Fadly Padi Reborn Malam-malam Temui Ganjar Pranowo Bahas Merpati Kolong

Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:34 WIB
loading...
Fadly Padi Reborn Malam-malam...
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima kedatangan pentolan group band Padi Reborn, Fadly di rumah dinas Puri Gedeh Kota Semarang membahas merpati kolong. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Pentolan group band Padi Reborn, Fadly mendatangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke rumah dinas Puri Gedeh Kota Semarang. Bukannya membahas soal musik, Fadly datang bersama teman-teman komunitas barunya untuk membahas merpati kolong, Senin malam (10/10/2021).

Sejak pandemi melanda, pria bernama lengkap Andi Fadly Arifuddin itu ternyata memiliki hobi baru, yakni ternak burung merpati.

Baca juga: Elite PDIP Dinilai Perlu Dengar Aspirasi Kader soal Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo yang tidak tahu bahwa Fadly memiliki hobi burung merpati cukup terkejut dengan obrolan malam itu. Ia tak menyangka, Fadly yang terkenal dengan suara emasnya itu ternyata berkecimpung di hobi yang tak banyak orang mengira.

"Aku nggumun lho (saya heran lho), kok mainan burung sekarang. Tahunya mau ngobrol soal musik gitu, kok tiba-tiba ngomong Dara (merpati)," kata Ganjar keheranan.

Kepada Ganjar, Fadly mengatakan menekuni hobi merpati sejak pandemi. Ia mengatakan, awalnya tertarik karena di dekat rumahnya banyak yang hobi merpati.

Baca juga: Puluhan Makam Kuno Kepala Menghadap Timur Gegerkan Blora

"Kemudian saya pengen belajar, dan katanya kalau mau belajar serius itu harus berguru ke Jawa Tengah, karena pusatnya burung merpati kolong itu di Tegal dan Pekalongan. Kemudian saya datang dan ketemu dengan teman-teman ini," ucapnya.

Obrolan gayeng terjadi pada pertemuan itu. Ganjar yang masih belum percaya bahwa Fadly memiliki hobi merpati kerap menggodanya. Salah satunya memberikan julukan baru pada Fadli.

"Tapi njenengan masih nyanyi kan mas? Saya khawatir, orang dulu kenalnya Fadly Padi, sekarang jadi Fadly Dara," candanya.

Kepada Fadly, Ganjar juga mengatakan suka dengan burung merpati. Dulu saat kecil di Purworejo, ia selalu bermain merpati bersama teman-temannya.

"Saya waktu SD main itu.Nglepeki ngunu kui. Kalau di tempat saya itu dulu namanya Tomprang. Ternyata itu ada komunitasnya ya," ucap Ganjar penasaran.

Fadly mengatakan suka dengan merpati kolong karena akrobatik yang ditunjukkan. Merpati kolong juga bisa dikatakan olahraga ketangkasan asli Nusantara.

Selain itu, saat kecil ayahnya juga sudah berkecimpung dengan dunia merpati dengan membudidayakan merpati hutan untuk kemudian dilepasliarkan kembali. Kisah masa kecilnya itu yang membuatnya terinspirasi.

"Dan saat saya ketemu teman-teman komunitas ini, mereka ternyata hebat-hebat dan pengen ketemu pak Ganjar. Akhirnya malam ini bisa ketemu dan kami sangat senang sekali karena pak Ganjar responsnya luar biasa," ucapnya.

Kepada Ganjar, Fadly juga mengatakan ingin membentuk komunitas resmi pecinta merpati kolong. Sebab, selama ini, pecinta merpati kolong belum memiliki wadah yang sesuai.

Selain itu, merpati kolong lanjut Fadly bukan hobi yang biasa. Perlu ketangkasan, keuletan dan ada tata cara merawatnya. Ia juga membawa salah satu temannya, yang berhasil menjual merpati kolong seharga Rp1,5 miliar.

"Jadi ini memang bukan hobi sembarangan, karena semuannya ada tata caranya. Nah harapannya teman-teman komunitas ini, kami punya legitimasi dari organisasi dan hal-hal lainnya."

"Memang pesan pak Ganjar tadi harus dirapikan, mulai peternakan sampai lainnya. Kami akan berupaya mewujudkan itu. Dan saya bahagia bisa ketemu pak Ganjar. Responsnya positif sekali. Sesuatu hal yang membahagiakan," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Kronologi Ricuh Massa...
Kronologi Ricuh Massa di Mapolda Jateng Pecah Dini Hari Tadi, Pos Polisi Dibakar
Kaesang Solidkan Suara...
Kaesang Solidkan Suara di Jateng usai Banten dan Jabar Dikuasai Calon Lain
Jelang Pemilihan Raya,...
Jelang Pemilihan Raya, Kaesang Bakal Keliling Jateng
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Rekomendasi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved