Pengurus Pemuda Pancasila Pondok Aren Dibacok Orang Tak Dikenal
Minggu, 10 Oktober 2021 - 11:40 WIB
loading...
Seorang pengurus Ormas Pemuda Pancasila (PP) dibacok sekelompok massa hingga terluka di bagian kepala. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang pengurus Ormas Pemuda Pancasila ( PP ) dibacok sekelompok massa hingga terluka di bagian kepala. Belum diketahui dari kelompok mana pelaku penyerangan.
Keributan itu terjadi di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 9 Oktober 2021 malam. Korban yang diketahui berinisial DP mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala. Baca juga: Anggota Pemuda Pancasila Adu Jotos dengan Debt Collector di Cempaka Putih
"Ada (korban luka), satu orang. Kena senjata tajam di kepalanya, kena bacok. Kita rawat di rumah. Dia ketua ranting," tutur Ketua PAC PP Pondok Aren Edi Susanto di Tangsel, Minggu (10/10/2021).
Menurut Edi, saat kejadian korban tengah bersilaturahmi di salah satu lokasi. Namun kemudian datang sekelompok massa Orang Tak Dikenal (OTK) yang langsung melakukan penyerangan.
"Dia (korban) enggak tahu, lagi di jalan tiba-tiba datang orang bergerombol ya kan, langsung dibacok," ungkapnya.
Gerombolan pelaku sendiri, kata Edi, tak jelas mengenakan atribut atau simbol identitas kelompok tertentu. Dia pun memastikan, penyerangan semalam tak meluas pada perusakan posko-posko Ormas PP di sekitar.
"Nggak ada (posko yang dirusak), cuma 1 korban itu aja. Kita belum bisa memastikan dari mana kelompok yang menyerang itu, kita akan berkordinasi dulu dengan kepolisian," katanya.
Keributan itu terjadi di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 9 Oktober 2021 malam. Korban yang diketahui berinisial DP mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala. Baca juga: Anggota Pemuda Pancasila Adu Jotos dengan Debt Collector di Cempaka Putih
"Ada (korban luka), satu orang. Kena senjata tajam di kepalanya, kena bacok. Kita rawat di rumah. Dia ketua ranting," tutur Ketua PAC PP Pondok Aren Edi Susanto di Tangsel, Minggu (10/10/2021).
Menurut Edi, saat kejadian korban tengah bersilaturahmi di salah satu lokasi. Namun kemudian datang sekelompok massa Orang Tak Dikenal (OTK) yang langsung melakukan penyerangan.
"Dia (korban) enggak tahu, lagi di jalan tiba-tiba datang orang bergerombol ya kan, langsung dibacok," ungkapnya.
Gerombolan pelaku sendiri, kata Edi, tak jelas mengenakan atribut atau simbol identitas kelompok tertentu. Dia pun memastikan, penyerangan semalam tak meluas pada perusakan posko-posko Ormas PP di sekitar.
"Nggak ada (posko yang dirusak), cuma 1 korban itu aja. Kita belum bisa memastikan dari mana kelompok yang menyerang itu, kita akan berkordinasi dulu dengan kepolisian," katanya.
Lihat Juga :