Diduga Idap Gangguan Jiwa, Pria di Makassar Coba Bunuh Diri Dari Ketinggian 75 Meter
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 11:03 WIB
loading...
Tim Rescue Damkar Makassar, mengevakuasi seorang pria yang mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari atas tiang crane disalah satu parkiran mall. Foto/iNews TV/Yoel Yusvin
A
A
A
MAKASSAR - Tim penyelamat Damkar Kota Makassar, harus berjibaku di atas ketinggian 75 meter, demi menyelamatkan seorang pria yang diduga mengalami depresi dan gangguan jiwa. Pria tersebut diduga hendak bunuh diri, dengan berupaya melompat dari atas mall.
Baca juga: Pria di Sukabumi Gantung Diri Diduga Terlilit Utang Rp7 Juta
Upaya mediasi terus dilakukan oleh tim penyelamat, agar pria tersebut tidak bunuh diri dengan melompat dari crane yang terpasang di dekat mall. Setelah beberapa lama dibujuk, akhirnya pria tersebut mengurungkan niatnya.
Petugas penyelamat akhirnya berhasil menyelamatkan pria tersebut dari aksi bunuh diri konyol. Danton 4 Damkar Kota Makassar, Rahman mengatakan, diduga pria tersebut naik memanjat crane melalui parkiran mobil mall.
Baca juga: Langgar Larangan Pernikahan Sunda-Majapahit, Berujung Duel Brutal 2 Raja Sedarah
"Diduga kuat pria itu mencoba bunuh diri, karena mengalami depresi. Usai berhasil dievakuasi, pria itu akhirnya dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Makassar, untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut," ujar Rahman, Sabtu (9/10/2021).
Baca juga: Pria di Sukabumi Gantung Diri Diduga Terlilit Utang Rp7 Juta
Upaya mediasi terus dilakukan oleh tim penyelamat, agar pria tersebut tidak bunuh diri dengan melompat dari crane yang terpasang di dekat mall. Setelah beberapa lama dibujuk, akhirnya pria tersebut mengurungkan niatnya.
Petugas penyelamat akhirnya berhasil menyelamatkan pria tersebut dari aksi bunuh diri konyol. Danton 4 Damkar Kota Makassar, Rahman mengatakan, diduga pria tersebut naik memanjat crane melalui parkiran mobil mall.
Baca juga: Langgar Larangan Pernikahan Sunda-Majapahit, Berujung Duel Brutal 2 Raja Sedarah
"Diduga kuat pria itu mencoba bunuh diri, karena mengalami depresi. Usai berhasil dievakuasi, pria itu akhirnya dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Makassar, untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut," ujar Rahman, Sabtu (9/10/2021).
(eyt)
Lihat Juga :