Puskesmas Tambora Bantah Lecehkan Perempuan Hamil yang Datang Tanpa Suami
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 23:42 WIB
loading...
Puskesmas Tambora menyatakan bahwa E telah dilayani dengan baik dengan dirujuk ke RS besar untuk menangani persalinannya yang harus melalui operasi sesar. Foto/facebook
A
A
A
JAKARTA - Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora Kristiani membantah tuduhan pelecehan verbal yang dialami E, seorang perempuan yang tengah hamil dan hendak melahirkan. Sebaliknya dia mengatakan puskesmas menanganinya dengan baik.
"Yang benar ada pasien di sini sudah kami tangani dengan baik sejak awal sampai sekarang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).
Kristiani menjelaskan, saat itu E datang sendirian ke Puskesmas dengan keadaan hamil sembilam bulan. Soal kedatangan pasien, Kristiani menyampaikan, pasien tidak harus didampingi oleh suami.
"Jadi harus merujuk harus ada pendamping yang bertanggung jawab untuk administrasi," tuturnya. Kristiani memastikan, hingga saat ini pihak Puskesmas dengan korban masih menjalami komunikasi dengan baik.
Baca juga: Wagub DKI Sebut Oknum Bidan yang Lecehkan Ibu Hamil Sudah Diperiksa
Selanjutnya, E dirujuk ke rumah sakit (RS) besar guna menindaklajuti proses persalinan secara sesar. Sebab, kata dia, Puskesmas tidak melayani proses persalinan tersebut. "Karena memang ini Puskesmas ada batasan kasus yang memang kami tidak bisa layani di sini, salah satunya operasi," paparnya.
"Yang benar ada pasien di sini sudah kami tangani dengan baik sejak awal sampai sekarang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).
Kristiani menjelaskan, saat itu E datang sendirian ke Puskesmas dengan keadaan hamil sembilam bulan. Soal kedatangan pasien, Kristiani menyampaikan, pasien tidak harus didampingi oleh suami.
"Jadi harus merujuk harus ada pendamping yang bertanggung jawab untuk administrasi," tuturnya. Kristiani memastikan, hingga saat ini pihak Puskesmas dengan korban masih menjalami komunikasi dengan baik.
Baca juga: Wagub DKI Sebut Oknum Bidan yang Lecehkan Ibu Hamil Sudah Diperiksa
Selanjutnya, E dirujuk ke rumah sakit (RS) besar guna menindaklajuti proses persalinan secara sesar. Sebab, kata dia, Puskesmas tidak melayani proses persalinan tersebut. "Karena memang ini Puskesmas ada batasan kasus yang memang kami tidak bisa layani di sini, salah satunya operasi," paparnya.
Lihat Juga :