Kampung Wani Jogo Suroboyo Sudah Terbentuk di 1.009 RW
Selasa, 02 Juni 2020 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
“Jumlah ini akan terus bertambah seiring koordinasi yang terus dibangun oleh teman-teman kecamatan kepada warganya masing-masing,” ucapnya.
Kepala BPB Linmas ini juga memastikan bahwa pembentukan dan pelaksanaan Kampung Wani Jogo Suroboyo ini terus dievaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Senin kemarin, sudah banyak warga yang melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk RW masing-masing. Mereka sudah banyak yang memasang portal dan akses masuknya sudah dibuat satu pintu alias one gate system.
“Bahkan, saat evaluasi itu ada beberapa usulan dari warga yang disampaikan, sehingga nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut. Tapi yang pasti, mereka sudah menumbuhkan kegotongroyongan dan keguyuban antar warga, karena itu yang paling penting dalam menghadapi pandemi ini,” kata dia.
Mantan Kasatpol PP Surabaya ini berharap dengan adanya Kampung Wani Jogo Suroboyo ini, maka kasus Covid-19 di Kota Surabaya dapat ditekan, tentunya melalui tangan-tangan warga sendiri.
Di samping itu, goalnya adalah tumbuhnya kesadaran warga tentang bahaya Covid-19 ini, sehingga ketika sudah sama-sama sadar, mereka tidak lagi keluar rumah jika memang tidak penting, sadar dengan sendirinya memakai masker dan cuci tangan.
Kepala BPB Linmas ini juga memastikan bahwa pembentukan dan pelaksanaan Kampung Wani Jogo Suroboyo ini terus dievaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Senin kemarin, sudah banyak warga yang melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk RW masing-masing. Mereka sudah banyak yang memasang portal dan akses masuknya sudah dibuat satu pintu alias one gate system.
“Bahkan, saat evaluasi itu ada beberapa usulan dari warga yang disampaikan, sehingga nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut. Tapi yang pasti, mereka sudah menumbuhkan kegotongroyongan dan keguyuban antar warga, karena itu yang paling penting dalam menghadapi pandemi ini,” kata dia.
Mantan Kasatpol PP Surabaya ini berharap dengan adanya Kampung Wani Jogo Suroboyo ini, maka kasus Covid-19 di Kota Surabaya dapat ditekan, tentunya melalui tangan-tangan warga sendiri.
Di samping itu, goalnya adalah tumbuhnya kesadaran warga tentang bahaya Covid-19 ini, sehingga ketika sudah sama-sama sadar, mereka tidak lagi keluar rumah jika memang tidak penting, sadar dengan sendirinya memakai masker dan cuci tangan.
(msd)
Lihat Juga :