Pandemi Corona, Ramadhan-Lebaran 2020 Jabar Deflasi 0,11%
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Dari beberapa sektor pantauan inflasi, sektor makanan dan minuman menjadi komoditas yang memberi andil deflasi terbesar. Beberapa komoditas yang tercatat harganya sangat rendah saat Ramadan kemarin misalnya telor, cabai merah, bawang putih, dan daging ayam. "Porsi permintaan restoran berkurang untuk beberapa komoditas itu, jadi permintaan kurang," jelas Dody.
Turunnya harga komoditas, juga terpantau pada nilai tukar petani(NTP) periode Mei 2020 yang tercatat turun menjadi 103,21 dari 105,22. Turunnya NTP menunjukan makin rendahnya harga harga komoditas pertanian.
(Baca: Inflasi Jabar 3,21%, BI Ingatkan Daya Saing dengan Jateng dan Jatim)
"Ini mesti menjadi perhatian pemerintah, karena Jabar masih andalkan pertanian. Apalagi sektor lain sedang melambat, seperti hotel dan pariwisata," imbuh dia.
Harga gabah juga terpantau turun. Di mana harga gabah kering panen (GKP) menjadi Rp4.487 per kilogram dan gabah kering giling (GKG) Rp5.202. Begitupun dengan harga beras ditingkat penggilingan yang juga turun. Misalnya beras medium turun menjadi Rp9.791 per kilogram.
Turunnya harga komoditas, juga terpantau pada nilai tukar petani(NTP) periode Mei 2020 yang tercatat turun menjadi 103,21 dari 105,22. Turunnya NTP menunjukan makin rendahnya harga harga komoditas pertanian.
(Baca: Inflasi Jabar 3,21%, BI Ingatkan Daya Saing dengan Jateng dan Jatim)
"Ini mesti menjadi perhatian pemerintah, karena Jabar masih andalkan pertanian. Apalagi sektor lain sedang melambat, seperti hotel dan pariwisata," imbuh dia.
Harga gabah juga terpantau turun. Di mana harga gabah kering panen (GKP) menjadi Rp4.487 per kilogram dan gabah kering giling (GKG) Rp5.202. Begitupun dengan harga beras ditingkat penggilingan yang juga turun. Misalnya beras medium turun menjadi Rp9.791 per kilogram.
(muh)
Lihat Juga :