Strategi Promosi Batik Rongkong Butuh Langkah Berani

Minggu, 03 Oktober 2021 - 08:22 WIB
loading...
Strategi Promosi Batik...
Batik Rongkong yang berasal dari Kabupaten Luwu Utara. Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Salah satu kain yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia adalah batik, yang selalu hadir dalam setiap denyut kehidupan kita sehari-hari. Batik adalah warisan budaya Indonesia yang telah mendunia.

UNESCO sebagai salah satu organisasi di bawah naungan PBB yang bergerak di sektor pendidikan, pengetahuan dan kebudayaan, telah menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Benda pada tanggal 2 Oktober 2009.

Dan sejak itu, Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober 2009 sebagai Hari Batik Nasional . Nah, di Indonesia, banyak jenis batik bermunculan. Salah satu yang paling dikenal adalah batik Solo. Namun, Indonesia bukan hanya batik Solo.

Sudah banyak batik lokal bermunculan. Salah satunya adalah batik motif Rongkong, yang beberapa tahun lalu resmi mengantongi sertifikat HaKI (Hak Kekayaan Intelektual) dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Batik Rongkong ini cukup menarik, dalam artian bahwa batik ini adalah salah satu hasil karya seni yang lahir dari tangan-tangan kreatif para pendahulu kita yang ada di Tana Rongkong,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara , Jumail Mappile, saat dimintai tanggapannya terkait peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2021 ini, Sabtu (2/10/2021), di Masamba.

Baca Juga: Upaya Lestarikan dan Kembangkan Batik dengan Berdayakan Generasi Muda

Menurut Jumail, batik Rongkong memiliki filosofi yang memegang teguh adat dan kearifan lokal. “Saya pernah mendengar bahwa batik ini ada filosofinya atau maknanya, yaitu persatuan, saling menyayangi dan saling mengasihi,” ungkapnya.

Filosofi itu, kata dia, telah dituangkan dalam bentuk tulisan lontara yang kemudian menjadi motif khas batik Rongkong. “Batik ini sudah sangat dikenal, tak hanya di Luwu Utara, tapi juga di luar Luwu Utara,” ungkapnya lagi.

Meski sudah dikenal, lanjut dia, tapi batik ini masih perlu strategi pemasaran yang lebih baik agar batik Rongkong bisa betul-betul dimiliki, tak hanya masyarakat Luwu Utara, tetapi juga masyarakat di seluruh Indonesia. Mengingat batik adalah warisan budaya Nusantara yang wajib dilestarikan.

“Kalau kita menginginkan batik Rongkong dikenal, maka upaya promosi harus dilakukan, tentu dimulai dari daerah kita sendiri,” tutur mantan Staf Ahli Bupati ini.

“Masyarakat Luwu Utara harus berani dan mau memakainya di setiap event, baik event pemerintah maupun event kemasyarakatan laijnya, karena dengan memakainya, maka secara tidak langsung akan terpromosikan keluar,” tambahnya.

Meski begitu, cara ini harus ditunjang oleh adanya sebuah terobosan dan langkah berani yang mesti dilakukan. Salah satunya adalah memproduksinya dalam jumlah yang besar, lalu memasarkannya keluar.

“Strategi pemasaran supaya batik ini lebih dikenal, tentu semua harus merasa memiliki batik ini. Kalau kita sudah merasa memiliki dan kita juga memakainya, tentu akan diikuti oleh orang lain,” jelas dia.

“Tapi memang harus ada langkah berani, seperti memproduksinya dalam jumlah yang besar, setelah itu melakukan upaya promosi dan pemasaran di berbagai tempat, termasuk lewat media sosial, sehingga batik ini terpromosikan secara masif,” sambungnya.

Baca Juga: Jadikan Hari Batik Nasional 2021 sebagai Momentum Mencintai Produk Fashion Nasional

Dikatakan Jumail, strategi pemasaran tidak akan berjalan baik, jika motif batik tidak dimodifikasi secara unik dan menarik. Untuk itu, kata dia, perlu upaya memodifikasi motif batik setiap saat agar motif batik bisa bersaing dengan motif batik lainnya di Indonesia.

“Motif harus menarik, tampilannya juga harus menarik, termasuk warna juga harus menjadi daya tarik. Karena saat ini banyak bermunculan batik kontemporer yang melibatkan banyak anak muda kreatif yang mampu membuat motif batik yang unik dan sangat menarik,” jelas dia.

“Apalagi saat ini banyak batik di Indonesia yang dijual secara online. Nah, batik Rongkong juga harus seperti itu. Dia harus memunculkan motif yang unik da menarik sehinggga punya daya tarik tersendiri, tapi tentu tidak meninggalkan filosofi yang saya sebutkan tadi. Selamat Hari Batik Nasional,” tandasnya.

Sekadar diketahui, batik Rongkong telah memiliki beberapa motif dan desain yang menarik. Batik ini juga menjadi seragam kantor yang digunakan ASN Luwu Utara setiap Kamis.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Desa Sejahtera...
Program Desa Sejahtera Astra Tingkatkan Produksi Batik Masyarakat Singkawang
Jelang Akhir 2023, Wabup...
Jelang Akhir 2023, Wabup Bone Bolango Tegaskan Pekerjaan Fisik Segera Dituntaskan
Sambut HBN 2023, PPUMI...
Sambut HBN 2023, PPUMI Jateng Gelar Adikarya Batik Nusantara
Puncak Gebyar Batik...
Puncak Gebyar Batik Sleman 2022 Diwarnai Peragaan Busana 14 Desainer Kondang
Rawat Karya Adiluhung...
Rawat Karya Adiluhung Bangsa, Gebyar Batik Sleman 2022 Digelar
Batik Specta Nusantara...
Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia
Rayakan Hari Batik,...
Rayakan Hari Batik, Nikita Mirzani Kenakan Outfit Elegan di Sidang Lanjutan PN Jaksel
Gelaran Pesona Eksotik...
Gelaran Pesona Eksotik Jawa untuk Peringati Hari Batik Nasional
Batik, Identitas dan...
Batik, Identitas dan Warisan Budaya Indonesia yang Diakui Dunia
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Berita Terkini
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved