Asal Usul Nama Lubang Buaya yang Jadi Lokasi Pembunuhan Pahlawan Revolusi
Minggu, 03 Oktober 2021 - 05:33 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, di wilayah ini juga terdapat rumah yang di dalamnya ketujuh pahlawan revolusi seperti Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Letnan Jenderal Anumerta Suprapto, Letnan Jenderal Anumerta Siswondo Parman, Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo (MT) Haryono, Mayor Jenderal Anumerta D.I Pandjaitan, Mayor Jenderal Anumerta Sutoyo Siswamiharjo, dan Kapten C21 Anumerta Pierre Tendean disiksa dan dibunuh. Bahkan, sejarah berdarah ini selalu dikenang setiap tahunnya.
Sumur yang menjadi lokasi pembuangan jenazah para jenderal itu hanya berdiameter 76 sentimeter dengan kedalaman 12 meter. Sumur inilah yang menjadi spot utama di Kompleks Memorial Lubang Buaya, dan keberadaan sumur ini terletak di depan Monumen Pancasila. Lihat juga: Jelang Peringatan Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya Jakarta Ditutup untuk Umum
Saat ini, tempat itu disebut Museum Lubang Buaya.Museum ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta yang dibuka setiap hari tetapi tutup pada hari libur nasional dan hari Senin dengan jam operasional pukul 09.00-16.00 WIB. Namun, saat PPKM ini tempat wisata sejarahLubang Buayaditutup untuk sementara waktu.
Namun, pada hari-hari biasa, museum ini tidak terlalu banyak pengunjung. Ramainya pengunjung biasanya pada hari Sabtu dan Minggu. Baca juga: Mobil-Mobil Kuno yang Dipakai dalam Kudeta Berdarah G30S/PKI
Di lahan seluas 14,6 hektar ini, masyarakat kerap menghabiskan waktu liburannya bersama keluarga. Bahkan, tak jarang di hari sabtu dan minggu banyak masyarakat yang berolahraga di tempat ini untuk sekadar berjalan dan jogging.
Sumur yang menjadi lokasi pembuangan jenazah para jenderal itu hanya berdiameter 76 sentimeter dengan kedalaman 12 meter. Sumur inilah yang menjadi spot utama di Kompleks Memorial Lubang Buaya, dan keberadaan sumur ini terletak di depan Monumen Pancasila. Lihat juga: Jelang Peringatan Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya Jakarta Ditutup untuk Umum
Saat ini, tempat itu disebut Museum Lubang Buaya.Museum ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta yang dibuka setiap hari tetapi tutup pada hari libur nasional dan hari Senin dengan jam operasional pukul 09.00-16.00 WIB. Namun, saat PPKM ini tempat wisata sejarahLubang Buayaditutup untuk sementara waktu.
Namun, pada hari-hari biasa, museum ini tidak terlalu banyak pengunjung. Ramainya pengunjung biasanya pada hari Sabtu dan Minggu. Baca juga: Mobil-Mobil Kuno yang Dipakai dalam Kudeta Berdarah G30S/PKI
Di lahan seluas 14,6 hektar ini, masyarakat kerap menghabiskan waktu liburannya bersama keluarga. Bahkan, tak jarang di hari sabtu dan minggu banyak masyarakat yang berolahraga di tempat ini untuk sekadar berjalan dan jogging.
Lihat Juga :