Dikepung Militer, Area Gedung Putih Bak Zona Perang
Selasa, 02 Juni 2020 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
Demo yang diwarnai kerusuhan selama beberapa hari di berbagai wilayah di AS dipicu oleh kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam ketika seorang polisi kulit putih Minneapolis menjepitkan lututnya ke leher Floyd selama beberapa menit bahkan setelah ia berhenti bergerak dan memohon udara.
Trump berpidato singkat sebelum jam malam di Washington D.C diberlakukan. Dia meminta orang-orang Amerika untuk menghentikan kekerasan.
“Semua orang Amerika benar-benar muak dan berontak oleh kematian brutal George Floyd. Pemerintahan saya berkomitmen penuh bahwa untuk George dan keluarganya, keadilan akan ditegakkan. Dia tidak akan meninggal sia-sia. Tetapi kita tidak bisa membiarkan tangisan yang benar dari para pemrotes damai ditenggelamkan oleh gerombolan yang marah, korban kerusuhan terbesar adalah warga yang cinta damai di komunitas termiskin kita dan sebagai presiden mereka saya akan berjuang untuk menjaga mereka tetap aman," kata Trump. BACA JUGA : Balon Bupati Labuhanbatu Tigor Dialog dengan Elite Parpol
"Saya akan berjuang untuk melindungi Anda. Saya adalah presiden hukum dan ketertiban Anda dan sekutu dari semua pengunjuk rasa damai, tetapi dalam beberapa hari terakhir bangsa kita telah dicengkeram oleh kaum anarkis profesional, gerombolan perusuh, pembakar, penjarah, penjahat, perusuh, Antifa, dan lainnya," paparnya.
“Penghancuran kehidupan orang yang tidak bersalah dan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah adalah pelanggaran terhadap kemanusiaan dan kejahatan terhadap Tuhan. Amerika membutuhkan penciptaan, bukan kehancuran. Kerjasama tidak menghina. Keamanan, bukan anarki. Kesembuhan bukan kebencian. Keadilan bukan kekacauan. Ini adalah misi kami dan kami akan berhasil 100 persen, kami akan berhasil. Negara kita selalu menang," imbuh dia.
Trump berpidato singkat sebelum jam malam di Washington D.C diberlakukan. Dia meminta orang-orang Amerika untuk menghentikan kekerasan.
“Semua orang Amerika benar-benar muak dan berontak oleh kematian brutal George Floyd. Pemerintahan saya berkomitmen penuh bahwa untuk George dan keluarganya, keadilan akan ditegakkan. Dia tidak akan meninggal sia-sia. Tetapi kita tidak bisa membiarkan tangisan yang benar dari para pemrotes damai ditenggelamkan oleh gerombolan yang marah, korban kerusuhan terbesar adalah warga yang cinta damai di komunitas termiskin kita dan sebagai presiden mereka saya akan berjuang untuk menjaga mereka tetap aman," kata Trump. BACA JUGA : Balon Bupati Labuhanbatu Tigor Dialog dengan Elite Parpol
"Saya akan berjuang untuk melindungi Anda. Saya adalah presiden hukum dan ketertiban Anda dan sekutu dari semua pengunjuk rasa damai, tetapi dalam beberapa hari terakhir bangsa kita telah dicengkeram oleh kaum anarkis profesional, gerombolan perusuh, pembakar, penjarah, penjahat, perusuh, Antifa, dan lainnya," paparnya.
“Penghancuran kehidupan orang yang tidak bersalah dan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah adalah pelanggaran terhadap kemanusiaan dan kejahatan terhadap Tuhan. Amerika membutuhkan penciptaan, bukan kehancuran. Kerjasama tidak menghina. Keamanan, bukan anarki. Kesembuhan bukan kebencian. Keadilan bukan kekacauan. Ini adalah misi kami dan kami akan berhasil 100 persen, kami akan berhasil. Negara kita selalu menang," imbuh dia.
(zai)
Lihat Juga :