Keributan Satpam Vs Warga di Kembangan, Pemicunya dari Aduan Tetangga Soal Renovasi Rumah
Rabu, 29 September 2021 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Kuasa hukum Candy, Syair Abdul Muthalib mengatakan, kliennya juga mendapatkan surat dari pengurus RW agar membayar uang untuk izin membangun rumah atau renovasi rumah sebesar Rp5 juta. Kemudian, ada juga uang jaminan pengawasan Rp10 juta.
Baca juga: TKP Perampokan Wanita di Supermarket PIK Dekat Pos Satpam, Pelaku Sungguh Nekat
"Lalu, ada uang stiker pekerja juga diminta oleh pengurus yang nominalnya Rp60 ribu per stiker. Kemudian ada juga uang jaminan untuk material masuk itu juga diminta tapi klien kami tidak memberikan uang itu," ujar Syair.
Selanjutnya, pengurus RW meminta jam operasional renovasi rumah kliennya bisa disesuaikan. Kliennya diminta melakukan aktivitas renovasi rumah pada pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Ini dilakukan karena renovasi rumah Candy menimbulkan kebisingan hingga tetangga terganggu.
Akibat keributan satpam dengan warga Permata Buana, WH kepala satpam di kompleks tersebut ditetapkan tersangka dugaan perampasan barang. "WH yang memerintahkan sejumlah sekuriti untuk membawa paksa mobil yang mengangkut tanaman warga," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono.
Baca juga: TKP Perampokan Wanita di Supermarket PIK Dekat Pos Satpam, Pelaku Sungguh Nekat
"Lalu, ada uang stiker pekerja juga diminta oleh pengurus yang nominalnya Rp60 ribu per stiker. Kemudian ada juga uang jaminan untuk material masuk itu juga diminta tapi klien kami tidak memberikan uang itu," ujar Syair.
Selanjutnya, pengurus RW meminta jam operasional renovasi rumah kliennya bisa disesuaikan. Kliennya diminta melakukan aktivitas renovasi rumah pada pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Ini dilakukan karena renovasi rumah Candy menimbulkan kebisingan hingga tetangga terganggu.
Akibat keributan satpam dengan warga Permata Buana, WH kepala satpam di kompleks tersebut ditetapkan tersangka dugaan perampasan barang. "WH yang memerintahkan sejumlah sekuriti untuk membawa paksa mobil yang mengangkut tanaman warga," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono.
(jon)
Lihat Juga :