Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Belum Menerima Gaji, Puluhan Pegawai PDAM Tirtalihou Unjuk Rasa di Kantor DPRD

loading...
Belum Menerima Gaji, Puluhan Pegawai PDAM Tirtalihou Unjuk Rasa di Kantor DPRD
Puluhan pegawai PDAM Tirtalihou, Simalungun berunjuk rasa ke kantor DPRD, Selasa (28/92021). Foto SINDOnews
SIMALUNGUN - Puluhan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtalihou, Simalungun berunjuk rasa ke kantor DPRD, Selasa (28/92021). Mereka mendesak transparansi pengelolaan anggaran di perusahaan daerah itu.

Dalam orasinya perwakilan pegawai PDAM Tirtalihou, Nina Sitanggang menyampaikan kekecewaan atas sikap DPRD dan Bupati Radiapoh H Sinaga yang tidak peduli dengan nasib pegawai yang belum menerima gaji selama beberapa bulan.Baca juga: Kecewa Kinerja Bupati Simalungun, Gemapsi Desak DPRD Bentuk Pansus

Nina mengatakan, pihaknya sudah pernah menyampaikan kepada Bupati Radiapoh terkait masalah keuangan PDAM Tirtalihou, namun tanggapannya sangat mengecewakan.

"Kami sampaikan masalah yang terjadi di PDAM Tirtalihou, namun jawaban Bupati Radiapoh mengatakan, tidak mungkin memenjarakan Direktur Utama (Dirut) yang semarganya," ujar Nina.



Nina juga menyatakan siap memberikan data pengelolaan keuangan yang tidak beres di PDAM Tirtalihou hingga gaji pegawai tidak dibayarkan selama beberapa bulan.

Aksi unjuk rasa pegawai PDAM Tirtalihou diterima Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani dan Wakil Ketua Samrin Girsang yang berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Baca juga: 8 Kecamatan di Makassar Terdampak Pemasangan Water Meter IPA V Somba Opu

Menanggapi aksi pegawai PDAM Tirtalihou, Direktur Utama Betty R Sinaga yang dihubungi via telepon mengatakan, dirinya menyesalkan unjuk rasa para pegawai dan akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku bagi pegawai yang ikut berunjuk rasa dengan tidak menjalankan tugas.

"Saya akan memberikan saksi tegas sesuai ketentuan dan peraturan kepegawain, karena 18 pegawai yang unjuk rasa meninggalkan tugasnya tanpa ijin. Seharusnya jika merasa ada yang salah dengan perusahaan, disampaikan kepada Direksi. Ini keluhan tidak pernah disampaikan, tapi malah unjuk rasa menuding perusahaan tidak beres," sebut Betty.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top