Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Gowa Diganjar Penghargaan
Senin, 27 September 2021 - 18:24 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 dari Kementerian P3A. Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Kabupaten Gowa meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.
Anugerah ini diberikan kepada pemerintah daerah atau lembaga lainnya yang memiliki komitmen besar mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender atau PUG.
Baca juga:Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Dalam APE 2020 ini, Kabupaten Gowa menerima Kategori Madya atau pengembangan. Di mana dalam kategori penerima APE ini terdapat empat kategori yakni tingkat pratama (pemula), madya (pengembangan), utama (peletakan dasar dan keberlanjutan) dan mentor.
"Penghargaan yang diraih ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Gowa. Kita berharap ini bisa ditingkatkan ke depannya," kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (27/9).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham.
Baca juga:Gowa Jadi Piloting Program Penerapan MBKM Kemendikbud Ristek
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham menjelaskan, penghargaan diberikan Kementerian PPPA RI kepada Kabupaten Gowa ini didapatkan setelah dilakukan evaluasi dari pengarusutamaan gender.
Kawaidah menyebutkan, dalam evaluasi ini ada tujuh komponen yang harus dipenuhi yaitu, komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, analisis gender, data gender dan partisipasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Gowa.
"Alhamdulillah komponen ini semua sudah terpenuhi dan sudah terlaksana. Terbukti karena Kabupaten Gowa adalah kabupaten inklusi dan semua anggaran responsif gender dan tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan," ujarnya.
Baca juga:Bupati Gowa Minta Direksi Perusda Genjot Potensi PAD
Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan pemerintah dalam mendorong keadilan gender yaitu dengan memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2009 tentang pengarusutamaan gender. Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan Bupati Gowa , Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Kamsinah dan Pimpinan SKPD terkait.
"Untuk penghargaan tahun ini kita langsung mendapatkan kategori Madya di atasnya Pratama. Kita berharap mudah-mudah ke depan kita lebih baik lagi," harapnya.
Anugerah ini diberikan kepada pemerintah daerah atau lembaga lainnya yang memiliki komitmen besar mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender atau PUG.
Baca juga:Unit Layanan Paspor Akan Hadir di Kabupaten Gowa Bulan Depan
Dalam APE 2020 ini, Kabupaten Gowa menerima Kategori Madya atau pengembangan. Di mana dalam kategori penerima APE ini terdapat empat kategori yakni tingkat pratama (pemula), madya (pengembangan), utama (peletakan dasar dan keberlanjutan) dan mentor.
"Penghargaan yang diraih ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Gowa. Kita berharap ini bisa ditingkatkan ke depannya," kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (27/9).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham.
Baca juga:Gowa Jadi Piloting Program Penerapan MBKM Kemendikbud Ristek
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham menjelaskan, penghargaan diberikan Kementerian PPPA RI kepada Kabupaten Gowa ini didapatkan setelah dilakukan evaluasi dari pengarusutamaan gender.
Kawaidah menyebutkan, dalam evaluasi ini ada tujuh komponen yang harus dipenuhi yaitu, komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, analisis gender, data gender dan partisipasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Gowa.
"Alhamdulillah komponen ini semua sudah terpenuhi dan sudah terlaksana. Terbukti karena Kabupaten Gowa adalah kabupaten inklusi dan semua anggaran responsif gender dan tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan," ujarnya.
Baca juga:Bupati Gowa Minta Direksi Perusda Genjot Potensi PAD
Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan pemerintah dalam mendorong keadilan gender yaitu dengan memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2009 tentang pengarusutamaan gender. Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan Bupati Gowa , Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Kamsinah dan Pimpinan SKPD terkait.
"Untuk penghargaan tahun ini kita langsung mendapatkan kategori Madya di atasnya Pratama. Kita berharap mudah-mudah ke depan kita lebih baik lagi," harapnya.
(luq)
Lihat Juga :