Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Menurun Drastis
Senin, 01 Juni 2020 - 20:16 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Angka kematian akibat kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, tergolong tinggi. Puncaknya terjadi pada bulan Maret dan April.
Menurut data Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, jumlah warga yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Jombang, mencapai seratusan.
"Jumlahnya ada 100 lebih," kata Kepala Seksi Pemakaman Disperkimta Tangsel Nazmudin, saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020). (Baca juga: Update Corona 1 Juni 2020: 26.940 Orang Positif, 7.637 Sembuh, dan 1.641 Meninggal Dunia)
Saat ini frekuensi pemakaman secara Covid-19 sudah sangat berkurang jika dibandingkan dengan awal-awal pandemi pada Maret dan April 2020. "Sekarang paling banyak dua, dan seringkali enggak ada," katanya.
Nazmudin menjelaskan, pada masa puncak terjadinya pandemi Covid-19, petugas gali sampai kewalahan. Per hari prosesi pemakaman jenazah yang diduga terpapar Corona bisa sampai empat hingga lima kali.
"Hingga hari ini jumlah warga yang telah dimakamkan di TPU Jombang dengan protokol Covid-19 sudah ada 112 orang. Tapi tidak semuanya positif," tambah Kepala UPT TPU Jombang Tabroni secara terpisah.
Menurut dia, tidak semua jenazah yang ada dan dimakamkan di TPU Jombang dengan protokol Covid-19 berstatus positif. Sebab, harus menunggu hasil lab selama sepekan. (Baca juga: Belum Siap Jalani New Normal, Tangerang Raya Perpanjang PSBB)
Menurut data Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel, jumlah warga yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Jombang, mencapai seratusan.
"Jumlahnya ada 100 lebih," kata Kepala Seksi Pemakaman Disperkimta Tangsel Nazmudin, saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2020). (Baca juga: Update Corona 1 Juni 2020: 26.940 Orang Positif, 7.637 Sembuh, dan 1.641 Meninggal Dunia)
Saat ini frekuensi pemakaman secara Covid-19 sudah sangat berkurang jika dibandingkan dengan awal-awal pandemi pada Maret dan April 2020. "Sekarang paling banyak dua, dan seringkali enggak ada," katanya.
Nazmudin menjelaskan, pada masa puncak terjadinya pandemi Covid-19, petugas gali sampai kewalahan. Per hari prosesi pemakaman jenazah yang diduga terpapar Corona bisa sampai empat hingga lima kali.
"Hingga hari ini jumlah warga yang telah dimakamkan di TPU Jombang dengan protokol Covid-19 sudah ada 112 orang. Tapi tidak semuanya positif," tambah Kepala UPT TPU Jombang Tabroni secara terpisah.
Menurut dia, tidak semua jenazah yang ada dan dimakamkan di TPU Jombang dengan protokol Covid-19 berstatus positif. Sebab, harus menunggu hasil lab selama sepekan. (Baca juga: Belum Siap Jalani New Normal, Tangerang Raya Perpanjang PSBB)
Lihat Juga :