Hari Tani Nasional, Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Petani
Sabtu, 25 September 2021 - 12:31 WIB
loading...
Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi dan memetik buah naga dalam rangka peringatan Hari Tani Nasional di Desa Tambakrejo, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (24/9). (Ist)
A
A
A
BANYUWANGI - Memperingati Hari Tani Nasional 2021, PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar live podcast bertema “Pupuk Indonesia Menyapa Petani Nusantara”. Dalam kegiatan ini, Pupuk Indonesia melakukan panen buah naga dan talkshow bersama 240 petani muda binaan dari berbagai daerah secara virtual dari Banyuwangi, Jumat (24/9/2021).
Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto menegaskan kembali komitmen untuk mendukung regenerasi petani dan mendorong produktivitas pertanian nasional. Karena data dari berbagai sumber menyebutkan rumah tangga petani jumlahnya menurun. Mayoritas petani pun telah berusia lebih dari 45 tahun.
“Maka dari petani milenial inilah kita berharap, karena tanah air kita luas dan subur dan perlu dikelola oleh petani-petani muda yang potensial ini,” ujar Bob.
Pupuk Indonesia, lanjut Bob, terus berupaya mendorong minat generasi milenial ke sektor pertanian. Di antara adalah melalui program regenerasi petani yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan jumlah anak muda yang terjun di bidang pertanian. Salah satunya dilakukan oleh anak usaha Pupuk Indonesia, yaitu Petrokimka Gresik yang rutin menggelar Jambore Petani Muda sejak tahun 2017 dengan menghadirkan mahasiswa, pelajar, serta petani muda sukses dari berbagai daerah.
"Dari kegiatan tersebut, kami memotivasi anak muda agar konsisten di bidang pertanian, mendorong inovasi pertanian karya dalam negeri, mendorong iklim usaha agribisnis untuk generasi muda, membantu meningkatkan kesejahteraan petani milenial, serta menciptakan role model petani muda," kata Bob.
Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto menegaskan kembali komitmen untuk mendukung regenerasi petani dan mendorong produktivitas pertanian nasional. Karena data dari berbagai sumber menyebutkan rumah tangga petani jumlahnya menurun. Mayoritas petani pun telah berusia lebih dari 45 tahun.
“Maka dari petani milenial inilah kita berharap, karena tanah air kita luas dan subur dan perlu dikelola oleh petani-petani muda yang potensial ini,” ujar Bob.
Pupuk Indonesia, lanjut Bob, terus berupaya mendorong minat generasi milenial ke sektor pertanian. Di antara adalah melalui program regenerasi petani yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan jumlah anak muda yang terjun di bidang pertanian. Salah satunya dilakukan oleh anak usaha Pupuk Indonesia, yaitu Petrokimka Gresik yang rutin menggelar Jambore Petani Muda sejak tahun 2017 dengan menghadirkan mahasiswa, pelajar, serta petani muda sukses dari berbagai daerah.
"Dari kegiatan tersebut, kami memotivasi anak muda agar konsisten di bidang pertanian, mendorong inovasi pertanian karya dalam negeri, mendorong iklim usaha agribisnis untuk generasi muda, membantu meningkatkan kesejahteraan petani milenial, serta menciptakan role model petani muda," kata Bob.
Lihat Juga :