Muslihat PKI Mendulang Suara di Jatim dan Aksi Jihad Ansor NU

Sabtu, 25 September 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Gaya jurnalisme media massa PKI selalu agitatif, dengan kalimat sloganisme yang kasar. Kata "Ganyang", "Kabir" (Kapitalis Birokrat), "Setan Desa", "Setan Kota", "Offensif Revolusioner", dan "Kontra-Revolusi", familiar dipakai. Menurut Amak Syariffudin," suatu ciri jurnalisme mereka (PKI) ialah melakukan penggiringan dengan membentuk opini publik untuk kepentingan PKI".

Sinergi antara agitasi propaganda media massa PKI dengan kerja politik turba (turun ke bawah) ke grass root, terbukti mengejutkan lawan-lawan politiknya di Pemilu 1955. Di Karsidenan Madiun, perolehan suara PKI juga mengejutkan. PKI meraup 447.000 suara, mengungguli PNI yang hanya mendapat dukungan 254.000 suara, Masyumi 137.000 suara dan NU 92.000 suara.

Di Surabaya, PKI yang mendapat dukungan 231.000 suara, kalah dengan PNI yang meraup dukungan 265.000 suara. Di Surabaya Masyumi hanya mendapat 117.000 suara. NU dengan dukungan 431.000 suara berada di urutan teratas. Di karsidenan Bojonegoro, PKI yang mendapat dukungan 289.000 suara, kalah dengan Masyumi yang didukung 300.000 suara.

Sedangkan PNI memperoleh dukungan 155.000 suara dan NU hanya 131.000 suara. Di karsidenan Bojonegoro, juaranya adalah Masyumi. Di Karsidenan Besuki PKI hanya dapat 232.000 suara, PNI 380.000 suara, dan Masyumi 150.000 suara. Di Karsidenan Besuki, NU yang meraup dukungan 699.000, menjadi jawarannya. Sementara di wilayah Madura, PKI yang memperoleh dukungan 3.000 suara berada di urutan paling akhir.

PKI kalah dengan PNI yang mendapat 88.000 suara dan NU yang didukung 59.000 suara. Di Madura, juaranya adalah Masyumi yang nendapat dukungan 134.000 suara. Di Provinsi Jawa Timur. Total suara yang diraih PKI pada pemilu 1955 adalah 2.299.602 suara atau 23,3 %. PKI berada di urutan kedua perolehan suara terbanyak. Urutan pertama di Jawa Timur dipegang oleh Partai NU yang meraup dukungan 3.370.554 suara atau 34,1 %.

Sedangkan PNI yang berjualan nama besar Bung Karno, hanya menempati urutan ketiga dengan perolehan dukungan 2.251.069 suara atau 22,8 %. Posisi terbawah dalam susunan partai empat besar (PNI, Masyumi, NU dan PKI) di Jawa Timur ditempati Masyumi yang hanya memperoleh 1.109.742 suara atau 11,2 %. Keberhasilan PKI meraup dukungan suara besar, khususnya di Jawa Timur, tidak lepas dari kepiawaian kadernya melakukan agitasi propaganda.

Herbert Feith dalam "Pemilihan Umum 1955 di Indonesia", menyebut suara yang diperoleh komunis berasal sebagian besar dari Jawa Tengah dan bagian barat Jawa Timur, jantung kebudayaan Jawa. Di daerah-daerah mereka menghembuskan differensiasi partai dengan bahasa yang mudah dipahami rakyat. Di depan rakyat, para kader PKI mampu menjelaskan secara sederhana beda PKI dengan kompetitornya.

"Bahwa semboyan PKI yang paling sederhana, yakni : PNI partai priyayi, Masyumi dan NU partai santri, tetapi PKI partai rakyat. Digunakan sangat luas di daerah," tulis Herbeth Feith
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Rekomendasi
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved