Tukang Tambal Ban Ranjau Paku Raup Keuntungan Rp6,7 Juta, Melebihi UMP DKI

Jum'at, 24 September 2021 - 17:57 WIB
loading...
Tukang Tambal Ban Ranjau...
Relawan mengamankan ranjau paku dan jari-jari payung di sepanjang jalan protokol Jakarta. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi menyebutkan tukang tambal ban yang juga pelaku ranjau paku atau jari-jari payung di sepanjang Jalan MT Haryono-Gatot Subroto, Jakarta Selatan bisa melayani lebih dari 3 pengendara motor di bengkel portabelnya. Polisi sebelumnya mengamankan pelaku tebar paku berinisial BIP (43) yang beraksi seorang diri.

"Sehari bisa 3 kali. Misalnya tiap ganti ban Rp75 ribu, maka sebulan bisa dihitung sendiri pelaku dapat untungnya berapa (Rp6,7 juta)," ujar Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yuriko Hadi, Jumat (24/9/2021).

Jika dihitung-hitung keuntungan tukang tambal ban tebar paku ini melebihi Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta tahun 2021 sebesar Rp4,4 juta per bulan.
Baca juga: Penebar Paku di Jalan Gatot Subroto-MT Haryono Dicokok Polisi

Kembali lagi ke pengungkapan kasus tebar paku di jalanan Jakarta Selatan. Alex mengatakan, polisi tengah mendalami lebih lanjut apakah pelaku menebarkan paku selain di Jalan MT Haryono-Gatot Subroto lantaran insiden gembos ban tak hanya terjadi di dua jalan protokol itu saja.

Menurut dia, aksi pelaku yang dengan sengaja menebar paku dan menaikkan tarif perbaikan di bengkelnya itu dengan harga tinggi membuat masyarakat pengguna jalan kesal dan resah. "Paku itu tak sama dengan paku biasa. Dia pakai besi dari payung dipotong 5 cm yang ada rongganya sehingga saat kena ban, ban langsung gembos. Beda kalau paku biasa kan tak langsung gembos. Agar sama warnanya dengan aspal, dia bakar dahulu pakunya," ujar Alex.
Baca juga: Relawan Ranjau Paku Ini Bisa Pungut Ratusan Paku di Jalan dalam Sehari
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved