Protes Rencana Impor, Petani di Lombok Buang Jagung ke Jalan Raya

Jum'at, 24 September 2021 - 14:33 WIB
loading...
Protes Rencana Impor,...
Protes rencana impor jagung, petani jagung di Lombok, NTB, membuang jagung hasil panen mereka ke jalan raya. Foto/iNews TV/Hari Kasidi
A A A
MATARAM - Protes keras dilakukan para petani jagung di Kabupaten Lombok, NTB. terhadap rencana impor jagung. Para petani yang kawatir harga jagungnya anjlok ketika masuk jagung impor, melakukan protes dengan membuang jagung hasil panen mereka ke jalan raya, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Harga Pakan Ternak Meroket Padahal Stok Jagung Surplus, Kok Bisa?

Salah seorang petani jagung di Lombok, Haris mentakan, jika impor jagung sampai terjadi maka petani jagung akan merugi. "Kalau ada jagung impor, harga jagung hasil panen petani pasti anjlok, dan petani tidak bisa menutupi biaya produksinya," tegasnya.



Pengamat perjagungan NTB, Dean Novel menyarakankan impor jagung tidak dilakuan tergesa-gesa, agar tidak sampai merugikan para petani jagung. "Diharapkan kebijakan yang diambil tidak sampai merugikan petani," tegasnya.

Baca juga: Menjambret Ponsel Mahasiswa Cantik, Pria Ini Ditelanjangi dan Dihajar Massa

Wacana untuk melakukan impor jagung muncul, setelah ada protes dari peternak ayam petelur di Blitar, Jawa Timur. Mereka mengeluhkan kenaikan harga pakan, yang ditengarai akibat kelangkaan bahan baku salah satunya jagung.

Baca juga: Viral, 2 Perempuan Tua di Ponorogo Hidup di Kandang Karena Terlalu Mencintai Kambingnya

Saat ini harga pembelian pokok (HPP) jagung dari petani maksimal Rp4.500/kg. HPP tersebut, lebih rendah dari harga jual jagung di tingkat petani di Lombok, yang mencapai Rp5.000/kg.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
GP Ansor Bangun Usaha...
GP Ansor Bangun Usaha Ayam Broiler di Subang
Panen Jagung di Sumsel,...
Panen Jagung di Sumsel, Badan Pangan Nasional Komitmen Wujudkan Swasembada Pangan
Kapolda Riau Pimpin...
Kapolda Riau Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Pekanbaru
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rekomendasi
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved