Nurdin Abdullah Sebut Ferry Bohong dan Balikkan Fakta Persidangan

Jum'at, 24 September 2021 - 13:58 WIB
loading...
Nurdin Abdullah Sebut...
Penasihat Hukum Nurdin Abdullah, Arman Hanis, memberikan keterangan pers terkait sidang lanjutan kasus dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel non aktif, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) menilai saksi Ferry Tanriadi tidak jujur alias berbohong. Pasalnya, keterangan yang disampaikan dalam persidangam terkesan membalikkan fakta yang sebenarnya.

Ferry Tanriadi yang berprofesi sebagai kontraktor mengaku, jika dirinya pernah meminta waktu untuk bertemu dengan NA . Beberapa kali gagal, Ferry akhirnya berhasil bertamu di rumah pribadi NA di kawasan Perdos Unhas melalui bantuan seseorang bernama Gatot.

"Itu adalah pertemuan pertama saya dengan NA. Pak Gatot yang fasilitasi saya bertemu dengan pak NA. Soalnya saya tidak punya nomor kontak Pak Nurdin. Padahal saya mau bersilaturahmi," kata dia, dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Jumat (24/9).

Baca Juga: Nurdin Abdullah Tegaskan Uang dari Agung Sucipto untuk Keperluan Pilkada

Lanjut Ferry, perbincangannya dengan NA pada waktu itu sebatas perkenalan dan membicarakan soal penyakit diabetes yang diderita oleh Ferry Tanriadi. Karena NA merasa simpati, ia berencana memberikan obat diabetes untuk Ferry yang dibeli langsung dari Jepang.

"Setelah cerita soal penyakit, ada orang rumah Pak Gub yang kode kalau Pak Gub sudah mau istirahat jadi saya pulang. Lama lagi baru pertemuan kedua, itu di Rujab Gubernur Sulsel baru saya mendapat obat diabetes dari beliau," jelasnya.

Ferry juga mengaku pernah memberikan uang senilai Rp2,2 M kepada NA diserahkan ke Syamsul Bahri (SB). Menurutnya, uang tersebut adalah dana operasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT KPK Terhadap Hakim...
OTT KPK Terhadap Hakim PN Depok Terkait Kasus Dugaan Suap Sengketa Lahan
Kronologi OTT KPK Tangkap...
Kronologi OTT KPK Tangkap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok
KPK Periksa Ketua DPD...
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono terkait Kasus Suap di Pemkab Bekasi
Eks Kadisbud DKI Divonis...
Eks Kadisbud DKI Divonis 11 Tahun Penjara Terkait Korupsi SPJ Fiktif
Partai Perindo Sulsel...
Partai Perindo Sulsel Konsolidasikan 24 DPD, Nurdin Abdullah Serukan Penguatan Kerja Kolektif Hadapi Agenda Strategis ke Depan
4 Kelompok Massa Bakal...
4 Kelompok Massa Bakal Demo saat Sidang Hasto, 1.108 Polisi Dikerahkan
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved