7 Kasus Penipuan Investasi Bodong, Korban Mulai dari Rakyat hingga Pejabat

Kamis, 23 September 2021 - 20:06 WIB
loading...
7 Kasus Penipuan Investasi...
Iming-iming keuntungan besar menjadi salah satu alasan para korban masuk ke dalam jerat penipuan investasi bodong ini.Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Penipuan dengan modus investasi bodong , arisan kembali terjadi. Terbaru, sebanyak 837 warga Bogor menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum guru berinisial I (32).

Tak tanggung-tanggung I membawa kabur uang sebesar Rp23 miliar milik para korban. Meski sempat buron dan berpindah-berpindah tempat, I diringkus petugas Polres Bogor saat bersembunyi di Sumedang.

Iming-iming keuntungan besar menjadi salah satu alasan para korban masuk ke dalam jerat penipuan ini.
Disisi lain, upaya menyosialisasikan investasi bodong tak berjalan. Kondisi ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang terperdaya dengan investasi bodong. Baca: Tipu 837 Orang, Oknum Guru di Bogor Bawa Kabur Uang Rp23 Miliar

SINDOnews merangkum kasus investasi bodong yang kerugiannya mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

1. Polrestro Jakarta Barat menangkap seorang pria berinisial HS terkait penipuan investasi bodong berkedok trading forex pada 8 Juni 2021 silam. Adapun para korban yang ditipu mengalami kerugian hingga Rp15,6 miliar.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat itu mengatakan, HS melakukan atau manfaatkan trading forex dengan nama Lucky Star Group. Meski perusahaan trading forex Lucky Star Group ini terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham (Kemnkumham), namun dalam praktiknya, ini merupakan penipuan murni karena tidak ada yang ditradingkan dalam forex itu sendiri.

Tersangka menggaet para korban dengan strategi promosi yang tidak masuk akal. Di mana, tersangka menawarkan keuntungan profit hingga 4-6% dan bonus barang-barang mewah.

2. Seorang siswi SMA di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, berinisial DS (18) disebut-sebut menjadi penggerak investasi bodong dengan total kerugian para korban mencapai Rp2,5 miliar pada Maret 2021 lalu. Kasus ini sempat menghebohkan lantaran para korbannya pun beragam mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat di daerah setempat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved