LPKM dan Dosen Komunikasi UMI Bekali Guru Pemanfaatan Podcast
Kamis, 23 September 2021 - 10:44 WIB
loading...
Pengabdian kepada masyarakat terkait Podcast untuk proses belajar mengajar bagi guru di Pesantren Widahtul ULum Gowa, Selasa (21/9/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar , Izki Fikriani Amir dan Andi Muttaqin mengadakan kegiatan pengabdian di Pesantren Widahtul ULum Gowa, Selasa (21/9/2021).
Kegiatan pengabdian dengan judul edukasi media pembelajaran podcast bagi tenaga pendidik pondok pesantren Wihdatul ULum Gowa itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang apa itu podcast dan apa kegunaannya.
Baca Juga: Pemkot Makassar Wacanakan Gelar PTM Jenjang SD dan SMP Bulan Depan
Dalam pemaparannya, Ketua Tim Pengabdi, Izki Fikriani Amir mengatakan bahwa saat ini penggunaan podcast untuk media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh para guru. "Podcast bisa diaplikasikan untuk mengajarkan para siswa materi pelajaran," ungkap Izki.
Diharapkan dengan adanya edukasi dan praktik yang dilaksanakan di Gowa ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), dapat meningkatkan kreativitas guru dalam mengajar di tengah pandemi. "Tidak monoton dan lebih berwarna agar siswa tidak bosan dan jenuh," tutur Izki.
Kegiatan pengabdian dengan judul edukasi media pembelajaran podcast bagi tenaga pendidik pondok pesantren Wihdatul ULum Gowa itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang apa itu podcast dan apa kegunaannya.
Baca Juga: Pemkot Makassar Wacanakan Gelar PTM Jenjang SD dan SMP Bulan Depan
Dalam pemaparannya, Ketua Tim Pengabdi, Izki Fikriani Amir mengatakan bahwa saat ini penggunaan podcast untuk media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh para guru. "Podcast bisa diaplikasikan untuk mengajarkan para siswa materi pelajaran," ungkap Izki.
Diharapkan dengan adanya edukasi dan praktik yang dilaksanakan di Gowa ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), dapat meningkatkan kreativitas guru dalam mengajar di tengah pandemi. "Tidak monoton dan lebih berwarna agar siswa tidak bosan dan jenuh," tutur Izki.
Lihat Juga :