Tak Semua Orang Bisa Bertemu Raja Angling Dharma, Harus Memenuhi Berbagai Syarat

Kamis, 23 September 2021 - 08:56 WIB
loading...
Tak Semua Orang Bisa...
Tak seperti biasanya, usai viral di media sosial rumah baginda (raja) Angling Darma di Mandalawangi, Pandeglang, Banten terlihat tertutup rapat. Dok/SINDOnews
A A A
PANDEGLANG - Tak seperti biasanya, usai viral di media sosial rumah baginda (raja) Angling Dharma di Mandalawangi, Pandeglang, Banten terlihat tertutup rapat. Tak satupun warga yang bisa memasuki rumah yang diklaim sebagai kerajaan oleh penghuni rumah.

Baginda (raja) Angling Dharma atau Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus, hingga saat ini belum juga bisa ditemui oleh awak media. Bagi para kerabat baginda, jika ada yang hendak menemui baginda harus sesuai syariat dan kehendak baginda, jika tidak maka baginda tak akan berkenan menemui tamunya tersebut.

Namun sangat disayangkan, pihak aparatur daerah seperti pihak kecamatan hanya mampu mengawasi tanpa ada tindakan pemeriksaan terhadap aktivitas di rumah tersebut. Pemerintah daerah justru berterima kasih atas bantuan sosial yang diberikan oleh pihak baginda (raja) kepada masyarakatnya. Baca: Raja Angling Darma Suka Bantu Orang Miskin, Warga Anggap Sosok Pahlawan.

Menurut Camat Mandalawangi Yamin Bunyamin, kegiatan Angling Darma sejauh ini hanya terpantau dalam kegiatan keagamaan, sosial dan kemanusiaan.

Baginda (raja) selalu memberikan bantuan sembako, uang, dan pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. "Sejauh yang kita awasi kegiatannya hanya keagamaan, sosial dan kemanusiaan," pungkasnya. Baca Juga: Bikin Heboh, Kerajaan Angling Darma di Pandeglang Kini Dijaga Ketat dan Tertutup.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
Gempa Guncang Sumur...
Gempa Guncang Sumur Banten Minggu Dini Hari, Tidak Berpotensi Tsunami
Kantor Pertanahan se-Banten...
Kantor Pertanahan se-Banten Tetap Buka selama Libur Idulfitri 2026
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Navaswara Angkat Legenda...
Navaswara Angkat Legenda Banten Lewat Festival Storytelling Suara Nusantara 2026
Mahasiswa Prodi Sains...
Mahasiswa Prodi Sains Komunikasi MNC University Dinobatkan sebagai Putra/i Budaya Banten 2026
Rekomendasi
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved