Kondisi Distrik Kiwirok Memanas, Warga dan Guru Dievakuasi

Kamis, 23 September 2021 - 05:10 WIB
loading...
Kondisi Distrik Kiwirok...
Evakuasi 9 tenaga kesehatan dengan helikopter Puma TNI AD setelah disiksa KKB di Pegunungan Bintang, Papua, Jumat (17/9/2021). Guru dan warga kembali dievakuasi menyusul eskalasi keamanan yang mulai memanas. Foto: Dok/SINDONews
A A A
JAYAPURA - Kondisi keamanan di wilayah Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua terus memanas , mengakibatkan warga dan guru mulai dievakuasi dari wilayah itu.

Sejumlah guru yang bertugas di wilayah Distrik Kiwirok serta warga setempat mulai dievakuasi dari wilayah tersebut pascameningkatnya stabilitas keamanan di daerah itu.

Tiga orang guru yang telah puluhan tahun mengabdikan diri di Distrik Kiwirok akhirnya mengambil langkah untuk meninggalkan tempat tugas mereka.

Baca juga: KKB Lamek Alipki Taplo Baku Tembak dengan Pasukan TNI-Polri di Kiwirok Papua

Ketiga guru dan seorang warga dengan menumpang pesawat helikopter milik Penerbad TNI-AD dievakuasi dari Distrik Kiwirok ke Jayapura.

Identitas kedua guru dan warga yang dievakuasi yakni Esawaek guru asal Biak, Rospinta Purba asal Medan yang mengajar di SMP Kiwirok, dan penduduk setempat bernama Yosepa Taplo. Mereka telah dievakuasi dan saat ini sudah berkumpul bersama keluarga.

Esawaek nampak tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah bisa keluar dari Distrik Kiwirok.

Baca juga: 9 Nakes Dievakuasi Usai Disiksa dan Dipanah KKB di Pegunungan Bintang Papua

Dia mengucapkan terimakasih atas perlindungan aparat tni polri yang telah melindungi tenaga guru, tenaga medis dan penduduk saat kejadian berdarah pada 13 september 2021 lalu. “Terima kasih kepada aparat TNI dan Polri,” katanya Esawaek sambil berlalu.

Situasi keamanan di Distrik Kiwirok meningkat pascapenyerangan terhadap tenaga medis oleh kelompok separatis teroris opm di wilayah itu.

Dalam penyerangan tersebut selain merusak danmembakar fasilitas publik, kelompok pemberontak pimpinan Lamek Taplo ini juga membunuh dengan sadis seorang suster bernama Gabriela Meilani dan melukai sejumlah tenaga kesehatan.

Salah seorang tenaga kesehatan bernama Gilbert Sokoi hingga saat ini masih hilang dan diduga Sokoi menjadi tawanan kelompok pemberontak.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved