Lubuklinggau Belum Masuk Daftar New Normal, Ketua Gugus Tugas Bilang Begini
Senin, 01 Juni 2020 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimana daerah mau new normal kalau masih banyak masyarakatnya belum terbiasa memakai masker dan tempat-tempat pelayanan publiknya belum ada penerapan protokol kesehatannya, apalagi penanganan kasus coronanya juga belum siap dengan dukungan sarana dan prasarana medisnya," ujarnya.
Intinya, Nanan meluruskan bahwa new normal itu adalah dari kehidupan yang dulu biasa saja, sekarang kita harus lebih mengikuti protokol kesehatan. Jika masih ada sektor yang belum menerapkan protokol kesehatan berarti belum siap new normal. Terutama kalau sektor kesehatan belum siap dalam penangannan kasus Covid-19 atau pademi kedua jika terjadi.
Dan, yang paling utama menuju tatanan hidup new normal bahwa masyarakat dapat tertib melaksanakan semua anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, mulai dengan menggunakan masker terutama di kawasan tertib Covid-19, tempat ibadah mulai dibuka, selanjutnya sektor lain bisa mengikuti dan mambuat masyarakat terbiasa dengan kondisi yang baru sesuai protokol kesehatan.
"Kita sudah memulai dengan membuka lebih awal rumah-rumah ibadah dengan harapan jemaah-jemaah dan rumah ibadah itu bisa menjadi contoh untuk masyarakat yang lain tentang tertibnya protokol kesehatan, Alhamdulillah Jumat kemarin kita telah menjalankan Salat Jumat berjamaah di masjid," ungkapnya.
Selain itu juga Nanan mengimbau agar masyarakat tetap tenang tapi waspada dan mengikuti anjuran pemerintah, dan petugas TNI/Polri yang ada di lapangan. "Kita akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan, terutama di kawasan tertib Covid-19," pungkasnya.
Intinya, Nanan meluruskan bahwa new normal itu adalah dari kehidupan yang dulu biasa saja, sekarang kita harus lebih mengikuti protokol kesehatan. Jika masih ada sektor yang belum menerapkan protokol kesehatan berarti belum siap new normal. Terutama kalau sektor kesehatan belum siap dalam penangannan kasus Covid-19 atau pademi kedua jika terjadi.
Dan, yang paling utama menuju tatanan hidup new normal bahwa masyarakat dapat tertib melaksanakan semua anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, mulai dengan menggunakan masker terutama di kawasan tertib Covid-19, tempat ibadah mulai dibuka, selanjutnya sektor lain bisa mengikuti dan mambuat masyarakat terbiasa dengan kondisi yang baru sesuai protokol kesehatan.
"Kita sudah memulai dengan membuka lebih awal rumah-rumah ibadah dengan harapan jemaah-jemaah dan rumah ibadah itu bisa menjadi contoh untuk masyarakat yang lain tentang tertibnya protokol kesehatan, Alhamdulillah Jumat kemarin kita telah menjalankan Salat Jumat berjamaah di masjid," ungkapnya.
Selain itu juga Nanan mengimbau agar masyarakat tetap tenang tapi waspada dan mengikuti anjuran pemerintah, dan petugas TNI/Polri yang ada di lapangan. "Kita akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan, terutama di kawasan tertib Covid-19," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :