Gubernur Kalteng : Tidak Sepenuhnya Teknologi Mampu Gantikan Peran Tatap Muka Guru dan Murid
Minggu, 19 September 2021 - 15:49 WIB
loading...
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat melakukan Kunjungan kerja, Sabtu ( 18/09/2021)
A
A
A
MURUNG RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Ketua TP PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran melakukan Kunjungan kerja di wilayah Barito tepatnya Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara, Sabtu ( 18/09/2021). Kunjungan kerja dimaksud dalam rangka pemantauan langsung pelaksnaan percepatan vaksinasi bagi pelajar SMP dan SMA sederajat di dua kabupaten tersebut.
Di Kabupaten Murung Raya, pelaksanaan vaksinasi pelajar SMP dan SMA sederajat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Murung. Ratusan peserta didik mengikuti vaksinasi dengan antusias.
Gubernur Sugianto Sabran terus mendorong percepatan vaksinasi pelajar untuk kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Saya memahami kerinduan anak-anak untuk segera kembali bersekolah normal seperti biasa, bagaimanapun peran tatap muka antara guru dan murid, tidak dapat digantikan sepenuhnya dengan peran teknologi, semoga pandemi ini cepat berakhir, dan peserta didik dapat sekolah seperti biasa,” ucap Sugianto
Sesuai data, masyarakat Murung Raya yang harus divaksinasi adalah 80 ribu orang termasuk pelajar SMP san SMA sedetajat. Sudah 35 ribu orang atau 43% yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1, dan 26 persen yang sudah mendapat vaksin dosis dua. Gubernur menekankan kepada pemerintah kabupaten untuk bersinergi dengan lintas sektor agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Murung Raya mencapai target yang diharapkan.
Di Kabupaten Murung Raya, pelaksanaan vaksinasi pelajar SMP dan SMA sederajat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Murung. Ratusan peserta didik mengikuti vaksinasi dengan antusias.
Gubernur Sugianto Sabran terus mendorong percepatan vaksinasi pelajar untuk kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Saya memahami kerinduan anak-anak untuk segera kembali bersekolah normal seperti biasa, bagaimanapun peran tatap muka antara guru dan murid, tidak dapat digantikan sepenuhnya dengan peran teknologi, semoga pandemi ini cepat berakhir, dan peserta didik dapat sekolah seperti biasa,” ucap Sugianto
Sesuai data, masyarakat Murung Raya yang harus divaksinasi adalah 80 ribu orang termasuk pelajar SMP san SMA sedetajat. Sudah 35 ribu orang atau 43% yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1, dan 26 persen yang sudah mendapat vaksin dosis dua. Gubernur menekankan kepada pemerintah kabupaten untuk bersinergi dengan lintas sektor agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Murung Raya mencapai target yang diharapkan.
Lihat Juga :