Siswa Bintara Polri Asal Raja Ampat Meninggal di SPN Polda Riau, Keluarga Duga Ada Kejanggalan

Jum'at, 17 September 2021 - 04:46 WIB
loading...
Siswa Bintara Polri...
Siswa Bintara Polri SPN Polda Riau dievakuasi ke mobil ambulanc usai dinyatakan meninggal di rumah sakit. Namun keluarga menduga ada kejanggalan. Foto: Istimewa
A A A
SORONG - Siswa Bintara Polri , Rohidin Dihir asal Raja Ampat , yang mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau meninggal dunia dalam pendidikan.Namun keluarga menduga ada kejanggalan.

Rohidin Dihir merupakan Siswa Bintara Polri yang mengikuti seleksi masuk Sekolah Bintara Polri melalui Sub Panda Polres Raja Ampat, Polda Papua Barat .

Rohidin adalah pemuda asal Pulau GAG, distrik Waigeo Barat Kepulauan, kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Dia bersama 158 Calon Siswa Bintara asal pengiriman Polres Raja melanjutkan tes tahap dua di Polda Papua Barat dan lolos seleksi yang selanjutnya mengikuti pendidikan di SPN Polda Riau.

Siswa Bintara Polri Asal Raja Ampat Meninggal di SPN Polda Riau, Keluarga Duga Ada Kejanggalan

Baca juga; Kisah Calon Bintara Polri yang Namanya Dihapus, Rafael: Kecewa, Sedih dan Malu

Dari informasi yang didapatkan MNC Portal Indonesia, Rohidin Dihir dilaporkan meninggal akibat sakit. Dari keterangan pihak kepolisian dilaporkan bahwa telah meninggal dunia siswa SPN Polda Riau Hibah Papua Barat atas nama Rohidin Dihir/ Ton II B Yon 1 di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru karena Sakit dengan diagnosa suspect Leukimia + hepatospleenomegali (pembesaran hati dan limpa).

Dari laporan tersebut, kronologis meninggalnya Rohidin disebutkan Siswa tersebut pada tanggal 6 September 2021 pukul 20.00 WIB berobat ke Poliklinik SPN Polda Riau dengan keluhan nyeri perut, diberikan penanganan dan diobservasi di klinik.

Sejak saat itu, Rohidin menjalani penanganan medis beberapa kali hingga meninggal pada Kamis (16/9/2021) pukul 09.15. Kondisi terakhir siswa SPN Polda Riau hibah Papua Barat, dalam laporan tersebut terus memburuk hingga tidak sadarkan diri, mulai dari sesak nafas, keluar air liur dari mulut, apnue (henti nafas), henti jantung, pupil dilatasi maksimal.

Atas kondisi Rohidin tersebut, pihak medis kemudian mengambil langkah tindakan medis dengan memberikan pertolongan resusitasi jantung paru, pemberian obat-obatan emergency, pemasangan monitor ekg (hasil asistol). Namun pada pukul 09.15 WIT, Rohidin dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Sosok Gabriella Meilani, Suster Cantik Korban Penyerangan KKB di Pegunungan Bintang Papua

Atas kematian Rohidin Dihir, pihak keluarga Rohidin mengaku kaget mendengar kabar duka. Pihak keluarga juga meragukan hasil laporan pihak SPN Polda Riau yang diberikan oleh pihak rumah sakit setempat.

Pasalnya menurut pihak keluarga, Rohidin dari awal mengikuti seleksi masuk Bintara Polri mempunyai hasil yang membanggakan baik dari hasil seleksi akademik hingga kesehatan. Rohidin juga mempunyai kemampuan fisik dan kesehatan yang baik saat mengikuti seleksi hingga masuk pendidikan Sekolah Bintara Polri di SPN Polda Riau.

"Kalau dia (Rohidin) sakit. Kenapa bisa lolos tes kesehatan sampe 2 tahap. Heran skali,” ungkap salah satu kerabat almarhum yang enggan namanya diberitakan, saat dikonfirmasi, MNC Portal Indonesia, Kamis (15/9/2021).

“Nama lengkapnya Rohidin Idir. Kasihan anak itu waktu tes. Lulus awal seleksi dari Waisai (Polres Raja Ampat) mau berangkat dia punya mama tidakbisa datang dari GAG karena adiknya masih kecil. Dia berangkat ke Manokwari juga mamanya tidak sempat ada (antar) Tapi mamanya hanya berdoa saja berharap dia pulang di GAG sudah berhasil jadi Polisi,kasian takdir berkata lain,” tuturnya.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga menunjukkan bukti rekaman keterangan salah seorang kerabat Almarhum yang sempat berkomunikasi dengan Rohidin saat Rohidin masih menjalani perawatan dimana kerabat tersebut menyatakan, ada kejanggalan dalam kematian kerabat mereka tersebut.

Baca juga: Palopo Mencekam, Rentetan Tembakan Warnai Bentrokan 2 Kelompok Warga

Dalam rekaman itu terungkap bahwa, Kematian Rohidin diduga adanya tindakan kekerasan saat mengikuti pendidikan. Dimana Rohidin dikatakan mendapat penganiayaan dalam pendidikan di SPN Polda Riau.

Atas kematian Rohidin tersebut, pengacara keluarga Almarhum Rohidin mengaku akan mendampingi pihak keluarga untuk mempertanyakan penyebab kematian Rohidin kepada pihak Kepolisian. Apalagi ada bukti rekaman tersebut yang harus diusut tuntas.

“Iya rencana saya akan ke sana (Pulau GAG) untuk mendampingi pihak keluarga. Dan mempertanyakan kepada pihak Kepolisian penyebab kematian Rohidin, karena dari keterangan pihak keluarga, mengaku ada yang janggal dengan kematian adik kami tersebut, sesuai laporan dari Polisi dan informasi yang didapatkan pihak keluarga memang berbeda, dan ada rekamannya itu yang sudah tersebar di pihak keluarga. Jadi dari situ kita akan mengecek ke pihak Kepolisian,” ungkap Irfan, SH, pengacara keluarga yang di konfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (15/9/2021).

Baca juga: Lakukan Serangan Brutal Terhadap Pos Koramil Kisor, 19 Foto Anggota KNPB Disebar Polisi

Rencananya jenazah Rohidin Dihir, Siswa Bintara Polri, pengiriman Polda Papua Barat dengan tempat pendidikan SPN Polda Riau diberangkatkan dari Riau ke Sorong dengan menggunakan pesawat Komersil.

"Rencana besok pagi,(Jum'at,16/9/2021) tiba di Bandara Dominic Eduard Osok Kota Sorong, dengan pesawat komersial, kami pihak keluarga ada yang menjemput jenazah di bandara" ungkap kerabat almarhum.

Pemulangan jenazah, akan didampingi 2 orangg pendamping yang berasal dari Polda Papua Barat.

Terkait informasi Kematian siswa Bintara Polri, Rohidin Dihir yang meninggal dunia dalam pendidikan di SPN Polda Riau, Kasubag Humas Polres Raja Ampat, Ipda Nasrullah yang dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, belum dapat memberikan penjelasan.

Pihak Humas Polres Raja Ampat akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Bagian Sumda Polres Raja Ampat sebelum memberikan keterangan pers kepada wartawan. “Selamat malam Kaka nanti kami hubungi Pak Kabag Sumda,” ujar Ipda Nasrullah singkat.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perairan Raja Ampat...
Perairan Raja Ampat Perlu Transformasi Navigasi untuk Cegah Kecelakaan Berulang
3 Kapolda Baru setelah...
3 Kapolda Baru setelah Mutasi 15 Januari 2026, Alfred Papare Pimpin Polda Papua Barat
Penerimaan Bintara Brimob...
Penerimaan Bintara Brimob Polri 2025 Dibuka, Cek Link Pendaftarannya di Sini
Rekomendasi
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Berita Terkini
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved