Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kronologi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air PK OTW di Wilayah yang Dikuasai OPM di Intan Jaya

loading...
Kronologi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air PK OTW di Wilayah yang Dikuasai OPM di Intan Jaya
Penampakan pesawat Rimbun Air PK OTW sebelum jatuh di wilayah OPM di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Foto/Polda Papua
INTAN JAYA - Pesawat Rimbun Air PK OTW dilaporkan hilang kontak di Distrik Sugapa, KabupatenIntan Jaya, Papua pada Rabu pagi (15/9/2021). Pesawat dengan tujuan Intan Jaya ke Nabire tersebut membawa tiga kru. Ketiganya yaitu diantaranya HA Mirza (Pilot), Fajar (Copilot ) dan Iswahyudi (Enginering).

Baca : Penampakan Pesawat Rimbun Air PK OTW sebelum jatuh di wilayah OPM di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, pihaknya memperoleh informasi bahwa pada hari Rabu (15/9/2021) pukul 07.37 WIT, telah terjadi Hilang Kontak Pesawat Rimbun Air PK-OTW di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya dengan kronologis awal sebagai berikut

Pukul 06.40 WIT, pesawat take-off dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya dengan membawa kargo (bahan bangunan).



Pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan Pilot sebelum hilang kontak.

“Hingga saat ini tidak ada komunikasi dengan Pesawat Rimbun Air PK-OTW,” kata Adita Irawati dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews.

Saat ini, kata dia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke melakukan koordinasi bersama Tim Aparat Keamanan dan Basarnas dalam melakukan pencarian terkait hilangnya kontak pesawat tersebut.

Baca : Breaking News! Pesawat Rimbun Air Terdeteksi Jatuh di Wilayah yang Dikuasai OPM

“Perkembangan lanjut akan kami laporkan pada kesempatan pertama,” tandasnya.

Sebelumnya titik koordinat Pesawat Rimbun Air PK OTW yang dilaporkan hilang kontak di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu pagi (15/9/2021) telah terdeteksi.Wadanyon Yonif Mekanis 521/DY dari Pos Intan Jaya Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis 521/DY Mayor Inf Edi Dipramono mengungkapkan koordinat jatuhnya pesawat sudah ditemukan oleh hellikopter Carteran Satgas Elang.



“Titiknya hanya 3,4 Km dari Bandara dan dari Pos Bilogai Satgas Yonif 501 hanya berjarak 2,2 Km,” ungkapnya, Rabu (15/9/2021).
.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top