Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Perangi Narkoba, BNN Provinsi Bakal Ngantor di Muba

loading...
Perangi Narkoba, BNN Provinsi Bakal Ngantor di Muba
Pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Muba. Foto SINDOnews
PALEMBANG - Pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Musi Banyuasin (Muba) menjadi fokus utama Pemkab Muba. Meskipun upaya tersebut terkendala pembentukan Badan Narkotika di tingkat kabupaten karena moratorium, namun tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah setempat untuk secara intens membentuk tim bersama BNN Provinsi Sumsel.

Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, upaya serius tersebut saat ini telah diimplementasikan dengan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) tentang pembatasan pesta rakyat yang sudah diimplementasikan sejak tiga tahun lalu, dan Perda tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekursor narkotika. Baca juga: Tangani Over Kapasitas Lapas, DPR Dorong Revisi UU PAS, Narkotika dan KUHP

"Kita juga sudah membentuk tim terpadu. Perang narkoba ini jadi atensi khusus kita. Kami juga berharap dapat berkolaborasi dengan Korwil BNNP dan nantinya bisa menjadi mentor di Muba dalam upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba," ujar Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin saat audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Brigjen Djoko Prihadi di Kantor Perwakilan Muba Palembang, Selasa (14/9/2021).

Dijelaskan Dodi, Muba merupakan daerah perlintasan yang sering dilintasi oleh pembawa narkoba dari daerah lain. "Upaya melawan narkoba ini terus kita gencarkan. Kami berharap dengan keberadaan Korwil BNNP ini sembari membentuk BNK Muba, penyalahgunaan narkoba di Muba bisa berkurang bahkan harus dihilangkan peredarannya," ucapnya.



Selain menggandeng BNN Provinsi Sumsel dalam upaya pencegahan narkoba tersebut, kata Dodi, pihaknya juga akan melibatkan TNI dan Polri serta anak muda sebagai influencer di media sosial. "Jadi kita bisa lebih masif lagi dalam upaya pencegahan narkoba hingga menyisir ke anak-anak muda lewat media sosial," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi mengapresiasi semangat dan komitmen Muba dalam upaya gerakan aksi nyata melawan narkoba.Baca juga: Lawan Penyeludupan Narkoba, Berbagai Lembaga Sinergi Jaga Perairan Kepri

"BNN Sumsel mengapresiasi bupati yang sangat all out untuk menekan peredaran narkoba, serta menindak tegas pengguna dan pengedar narkoba, termasuk akan mendirikan Korwil BNNP Sumsel di Muba," ungkapnya.

Ia menambahkan, rencana aksi tersebut akan sepenuhnya di-back up oleh BNN Provinsi Sumsel. "Perda yang sudah ada kita perkuat lagi dengan keberadaan Korwil BNNP. Selain itu, di Muba kita buat kampung bersinar di daerah terdekat Desa Lumpatan atau Desa Sukarami maupun di desa terjauh seperti Desa Ngulak atau Desa Mangun Jaya, serta membentuk Satgas Anti Narkoba sehingga perang melawan narkoba ini benar-benar berjalan dengan maksimal," jelasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top