Perangi Narkoba, BNN Provinsi Bakal Ngantor di Muba
Rabu, 15 September 2021 - 06:24 WIB
loading...
Pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Muba. Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Musi Banyuasin (Muba) menjadi fokus utama Pemkab Muba. Meskipun upaya tersebut terkendala pembentukan Badan Narkotika di tingkat kabupaten karena moratorium, namun tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah setempat untuk secara intens membentuk tim bersama BNN Provinsi Sumsel.
Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, upaya serius tersebut saat ini telah diimplementasikan dengan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) tentang pembatasan pesta rakyat yang sudah diimplementasikan sejak tiga tahun lalu, dan Perda tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekursor narkotika. Baca juga: Tangani Over Kapasitas Lapas, DPR Dorong Revisi UU PAS, Narkotika dan KUHP
"Kita juga sudah membentuk tim terpadu. Perang narkoba ini jadi atensi khusus kita. Kami juga berharap dapat berkolaborasi dengan Korwil BNNP dan nantinya bisa menjadi mentor di Muba dalam upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba," ujar Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin saat audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Brigjen Djoko Prihadi di Kantor Perwakilan Muba Palembang, Selasa (14/9/2021).
Dijelaskan Dodi, Muba merupakan daerah perlintasan yang sering dilintasi oleh pembawa narkoba dari daerah lain. "Upaya melawan narkoba ini terus kita gencarkan. Kami berharap dengan keberadaan Korwil BNNP ini sembari membentuk BNK Muba, penyalahgunaan narkoba di Muba bisa berkurang bahkan harus dihilangkan peredarannya," ucapnya.
Selain menggandeng BNN Provinsi Sumsel dalam upaya pencegahan narkoba tersebut, kata Dodi, pihaknya juga akan melibatkan TNI dan Polri serta anak muda sebagai influencer di media sosial. "Jadi kita bisa lebih masif lagi dalam upaya pencegahan narkoba hingga menyisir ke anak-anak muda lewat media sosial," tuturnya.
Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, upaya serius tersebut saat ini telah diimplementasikan dengan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) tentang pembatasan pesta rakyat yang sudah diimplementasikan sejak tiga tahun lalu, dan Perda tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekursor narkotika. Baca juga: Tangani Over Kapasitas Lapas, DPR Dorong Revisi UU PAS, Narkotika dan KUHP
"Kita juga sudah membentuk tim terpadu. Perang narkoba ini jadi atensi khusus kita. Kami juga berharap dapat berkolaborasi dengan Korwil BNNP dan nantinya bisa menjadi mentor di Muba dalam upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba," ujar Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin saat audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Brigjen Djoko Prihadi di Kantor Perwakilan Muba Palembang, Selasa (14/9/2021).
Dijelaskan Dodi, Muba merupakan daerah perlintasan yang sering dilintasi oleh pembawa narkoba dari daerah lain. "Upaya melawan narkoba ini terus kita gencarkan. Kami berharap dengan keberadaan Korwil BNNP ini sembari membentuk BNK Muba, penyalahgunaan narkoba di Muba bisa berkurang bahkan harus dihilangkan peredarannya," ucapnya.
Selain menggandeng BNN Provinsi Sumsel dalam upaya pencegahan narkoba tersebut, kata Dodi, pihaknya juga akan melibatkan TNI dan Polri serta anak muda sebagai influencer di media sosial. "Jadi kita bisa lebih masif lagi dalam upaya pencegahan narkoba hingga menyisir ke anak-anak muda lewat media sosial," tuturnya.
Lihat Juga :