Usai Diterjang Banjir Bandang, 2 Ular Piton Muncul di Rangkasbitung
Selasa, 14 September 2021 - 18:50 WIB
loading...
Dua ekor ular piton muncul di lokasi banjir, tepatnya di Kampung Barangbang, Desa Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Foto/SINDOnews/Teguh Mahardika
A
A
A
LEBAK - Usai diterjang banjir bandang, warga di Kampung Barangbang, Desa Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, digegerkan dengan kemunculan dua ekor ular piton, Selasa (14/9/2021).
Baca juga: Dua Piton Raksasa Bikin Geger di Batanghari, Penangkapannya Dramatis
Dua ular piton berukuran 2,5 meter, dan satu meter tersebut, langsung diamankan petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak, serta TNI. Kemunculan ular piton tersebut diketahui warga, dan petugas saat melakukan evakuasi korban banjir. "Ia benar ular itu ditangkap saat melakukan evakuasi banjir, " kata petugas Damkar Kabupaten Lebak, Ade Apriyadi.
Ade juga mengatan, kondisi banjir di Lebak, terutama akibat meluapnya aliran Sungai Ciujung semakin tinggi. Sedangkan untuk banjir di permukiman di Rangkasbitung sudah mulai surut.
Baca juga: Disekap di Hotel Dalam Kondisi Basah, 10 Wanita Cantik Diselamatkan Saat Hendak Dijual ke Malaysia
Tidak hanya itu, banjir di Banten saat ini meluas. Banjir terjadi di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, dan sebagian wilayah Kabupaten Serang. "Saat ini data sedang kami rekap. Kami juga sedang mengevakuasi anak yang hanyut di Perumahan Bumi Mutiara Serang," ujar Ade.
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, akibat hujan deras. Bencana banjir ini menelan korban jiwa. Seorang petani bernama Asmawi (60), warga Kampung Lembur Sawah RT 10 RW 10, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, hanyut di Kali Cikambuy yang meluap pada Senin (13/9/2021).
Baca juga: Sadis! Suami di Jember Bacok Wajah Istri Gara-gara Tak Cuci Pakaian Anak
Korban hanyut saat sedang mengambil padi hasil panen di sawah miliknya. Air yang tiba-tiba meluap menyeret korban yang tidak sempat menyelamatkan diri. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh warga dan kemudian dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Lebak, Selasa (14/9/2021).
Baca juga: Dua Piton Raksasa Bikin Geger di Batanghari, Penangkapannya Dramatis
Dua ular piton berukuran 2,5 meter, dan satu meter tersebut, langsung diamankan petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak, serta TNI. Kemunculan ular piton tersebut diketahui warga, dan petugas saat melakukan evakuasi korban banjir. "Ia benar ular itu ditangkap saat melakukan evakuasi banjir, " kata petugas Damkar Kabupaten Lebak, Ade Apriyadi.
Ade juga mengatan, kondisi banjir di Lebak, terutama akibat meluapnya aliran Sungai Ciujung semakin tinggi. Sedangkan untuk banjir di permukiman di Rangkasbitung sudah mulai surut.
Baca juga: Disekap di Hotel Dalam Kondisi Basah, 10 Wanita Cantik Diselamatkan Saat Hendak Dijual ke Malaysia
Tidak hanya itu, banjir di Banten saat ini meluas. Banjir terjadi di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, dan sebagian wilayah Kabupaten Serang. "Saat ini data sedang kami rekap. Kami juga sedang mengevakuasi anak yang hanyut di Perumahan Bumi Mutiara Serang," ujar Ade.
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, akibat hujan deras. Bencana banjir ini menelan korban jiwa. Seorang petani bernama Asmawi (60), warga Kampung Lembur Sawah RT 10 RW 10, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, hanyut di Kali Cikambuy yang meluap pada Senin (13/9/2021).
Baca juga: Sadis! Suami di Jember Bacok Wajah Istri Gara-gara Tak Cuci Pakaian Anak
Korban hanyut saat sedang mengambil padi hasil panen di sawah miliknya. Air yang tiba-tiba meluap menyeret korban yang tidak sempat menyelamatkan diri. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh warga dan kemudian dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Lebak, Selasa (14/9/2021).
(eyt)
Lihat Juga :