Incar Kursi Parlemen, Partai Perindo Jabar Bangun Kader Bermoral dan Beretika
Selasa, 14 September 2021 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga, lanjut Eni, dapat dikatakan bahwa berdemokrasi bertujuan agar kader partai sadar betul bahwa masuknya mereka ke dalam partai politik semata-mata untuk percepatan tercapainya tujuan, yakni kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia yang berkeadilan.
Dengan begitu, saat kader-kader partai ini terpilih mewakili rakyat di parlemen, mereka benar-benar menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat yang memegang teguh amanat yang dikehendaki rakyat dan mampu membuat kebijakan-kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
"Sehingga, rakyat sebagai pemberi mandat benar-benar dapat merasakannya dan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dapat diwujudkan bersama," tandasnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua DPW Partai Perindo Jabar, H.M. Ferrari Nurrachadian mengatakan bahwa negara demokrasi menjadikan rakyat sebagai subjek utama tata kelola sebuah bangsa dan agen perubahan untuk meminimalisasi kekuasaan absolut dan mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.
Indonesia, kata Ferrari, menganut prinsip demokrasi Pancasila dimana nilai-nilai Pancasila haruslah digunakan dalam praktik demokrasi dimana kebebasan yang berlandaskan hukum dan aspirasi rakyat adalah hal yang paling utama.
"Karena pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat baik, maka saya kira menjadi penting mencetak kader dengan kualitas etika dan moral yang baik, sehingga dapat mengontrol ritme demokrasi agar menjadi sebuah kebaikan bersama yang hakiki," tandasnya.
Dengan begitu, saat kader-kader partai ini terpilih mewakili rakyat di parlemen, mereka benar-benar menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat yang memegang teguh amanat yang dikehendaki rakyat dan mampu membuat kebijakan-kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
"Sehingga, rakyat sebagai pemberi mandat benar-benar dapat merasakannya dan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dapat diwujudkan bersama," tandasnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua DPW Partai Perindo Jabar, H.M. Ferrari Nurrachadian mengatakan bahwa negara demokrasi menjadikan rakyat sebagai subjek utama tata kelola sebuah bangsa dan agen perubahan untuk meminimalisasi kekuasaan absolut dan mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.
Indonesia, kata Ferrari, menganut prinsip demokrasi Pancasila dimana nilai-nilai Pancasila haruslah digunakan dalam praktik demokrasi dimana kebebasan yang berlandaskan hukum dan aspirasi rakyat adalah hal yang paling utama.
"Karena pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat baik, maka saya kira menjadi penting mencetak kader dengan kualitas etika dan moral yang baik, sehingga dapat mengontrol ritme demokrasi agar menjadi sebuah kebaikan bersama yang hakiki," tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :