Jakarta PSBB, Lonjakan Pemudik ke Jateng Mulai Menurun

Minggu, 12 April 2020 - 22:38 WIB
loading...
Jakarta PSBB, Lonjakan...
Gubernur Jateng mengucapkan terimakasih kepada warganya di luar daerah yang telah memutuskan tidak pulang kampung. FOTO : DOK SINDOnews
A A A
SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengucapkan terimakasih kepada warganya di luar daerah yang telah memutuskan untuk bertahan dan tidak pulang kampung. Sempat mengalami lonjakan drastis, sekarang jumlah pemudik yang masuk ke Jawa Tengah berangsur menurun sangat signifikan.

Lonjakan pemudik ke Jawa Tengah tertinggi terjadi pada Minggu terakhir bukan Maret. Terutama pada tanggal 31 Maret yang mencapai 131.977 pemudik. Begitu terjadi gelombang percepatan mudik yang besar tersebut, berbagai pihak, termasuk Ganjar Pranowo langsung mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurungkan niatan mudiknya demi mencegah persebaran penularan Covid-19 semakin meluas.

"Syukur alhamdulilah jumlah pemudik semakin menurun. Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang masih bertahan," kata Ganjar, Kamis (9/4/2020).

Ganjar mengatakan penurunan jumlah pemudik mulai menurun pada 1 April lalu. Meskipun telah 489.700 warga Jateng yang telah berada di kampung halaman sepulang dari rantau. Data tersebut terhitung sejak 27 Maret dengan jumlah pemudik yang mencapai 20.500 dan menurun pada 28 Maret menjadi 12.717 orang. Namun pada 29 Maret lonjakan mulai terjadi dengan masuknya 18.941 pemudik. Pada 30 Maret jumlah pemudik meningkat sangat signifikan, dalam satu hari jumlah pemudik sebanyak 72.429.

Lonjakan kembali terjadi 31 Maret dengan masuknya 131.977 pemudik. Pada 1 April jumlah tersebut mulai menurun menjadi 20.005 orang, 2 April ada 15.919 pemudik. Meski pada 3 April kembali terjadi lonjakan dengan masuknya 87.378 pemudik, pada 4 April turun jadi 26.919, 5 April jadi 38.098. Baru pada tanggal 6 April jumlah pemudik benar-benar turun drastis dengan hanya 6.361 pemudik dan 7 April hanya 4.636 pemudik yang masuk ke Jawa Tengah.

"Sampai hari ini kalau kita lihat persentase terjadi penurunan. Maka saya berterimakasih betul masyarakat sudah menaati ketentuan ini. Sudah banyak dari negara juga menyampaikan, pak kita tetap bertahan dan tidak mudik. Dengan berbagai alasan," katanya.

Untuk mereka yang tetap bertahan tersebut Ganjar memastikan, pemerintah akan mencukupi kebutuhannya, minimal kebutuhan dasar yang akan disalurkan oleh pemerintah pusat. Ganjar juga mengatakan, setelah rapat dengan beberapa menteri Kamis (9/4) sore, untuk distribusi bantuan akan dilakukan Minggu depan.

"Tidak boleh kita diamkan begitu saja, (yang tidak mudik) mesti kita urus. Agar pengorbanan mereka untuk tidak mudik tidak membawa tambah sengsara, setidaknya pada kebutuhan dasar mereka," tandasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran Gelombang Dua, Ratusan Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 25.000 Kendaraan Diprediksi Padati Pelabuhan Bakauheni Malam Ini
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 2.952 Pemudik Tiba di Terminal Pulogebang Hari ini
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved