Ratusan Hektar Sawah di Luwu Terancam Gagal Panen Usai Diterjang Banjir

Senin, 13 September 2021 - 18:13 WIB
loading...
A A A


"Kalau istilah dampak memang kena banjir, namun tidak bisa dikatakan puso. Contoh banjir di Larompong Selatan, umur padi sudah sebulan, sudah hijau kemudian datang banjir, petugas kami sudah cek padi yang terkena banjir di sana masih bisa diselamatkan," ujarnya.

Artinya menurut Islamuddin, tidak bisa dikategorikan puso atau gagal panen. Pasca banjir di Luwu, Dinas Pertanian beserta UPT Dinas Pertanian Provinsi melalui petugas P3OPT, turun melakukan pengamatan dan pendataan sawah yang terkena dan terdampak banjir.

"Kita di sini ada namanya P3OPT atau pengamat hama. Mereka ini yang jalan memantau banjir, kekeringan, kena hama. P3OPT Ini bawahan langsung Dinas Pertanian Provinsi, namun kami tetap koordinasi utamanya penyuluh kami di lapangan," katanya.

Baca Juga: Dua Inovasi Luwu Utara Raih Penghargaan Top 30 KIPP Sulsel

Dirinya menjelaskan, pemahaman puso ini jika 75 persen rusak atau tidak dapat bisa ditunggu panen, utamanya yang baru 3 hari hambur. "Kami sudah minta calon petani calon lahan atau CPCL, jumlahnya 478 hektare kategori puso karena sambal banjir, di daerah Walenrang Timur, Lamasi dan Lamasi," ujarnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Rekomendasi
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved